Menakar Jumlah Medali Riau Disaat Posisi Tujuh Lepas dari Genggaman

- Rabu, 13 Oktober 2021 | 06:00 WIB
Setelah Andre Satria meraih medali emas, angkat berat masih berpeluang untuk kembali meraih medali emas.(hrc)
Setelah Andre Satria meraih medali emas, angkat berat masih berpeluang untuk kembali meraih medali emas.(hrc)

HALUANRIAU.CO, PAPUA - Riau sebelumnya sempat satu hari berada pada posisi ke 6 (enam) dalam klasemen PON XX Papua, Senin (11/10/2021) dengan menggeser Bali ke posisi 7 (tujuh).

Namun posisi tersebut kemudian tidak bertahan lama satu hari kemudian. Klasemen Selasa (12/10/2021), Bali kembali mengeser Riau, bahkan jauh meninggal perolehan medali Riau.

Bali yang sehari sebelumnya memperoleh 16 emas 16 perak dan 28 perunggu, kalah dari Riau yang mendapatkan 16 emas 19 perunggu dan 16 perunggu.

Namun, update Selasa (11/10/2021) Bali melejit dengan memperoleh 6 medali emas dengan total medali yang didapat 22 emas 19 perak dan 39 perunggu dan menduduki posisi ke 6.

Sementara Riau hanya berhasil menambah 1 (satu) medali emas 2 perak dan 1 perunggu . Emas didapat melalui Angkat Berat sehingga total medali yang diperoleh 17 emas 21 perak dan 17 perunggu.

Baca Juga: https://riau.harianhaluan.com/olahraga/pr-111475028/angkat-berat-riau-masih-berpeluang-menambah-medali-emas-riau-satu-pemecah-rekor

Riau bahkan harus tergeser pada posisi 8 klasemen sementara karena harus tergeser juga dari Kalimantan Timur yang mendulang 21 emas 30 perak dan 33 perunggu.

Jika melihat perolehan medali saat ini, Riau bisa saja kehilangan posisi ketujuh yang diperolehnya saat PON XIX di Jawa Barat empat tahun lalu, karena untuk kembali menggeser Kalimantan Timur akan sangat berat.

Sejauh ini Riau hanya mempunyai peluang untuk mendulang empat medali emas yang diperkirakan akan didapat dari petinju Ingatan Ilahi, Khensi Maulana Mursyid dari Kempo, dimana keduanya berhasil masuk final di cabang masing masing.

Selain itu juga peluang emas Riau berasal dari cabang angkat berat melalui Sri Rahayu kelas 84 kg dan Weli Sandria kelas 93 kg putra.

Jika saja medali emas ini bisa didapat maka medali emas Riau akan sama dengan Kalimantan Timur, itupun jika Kaltim tidak lagi menambah emasnya.

Baca Juga: https://riau.harianhaluan.com/olahraga/pr-111474976/china-dikabarkan-mundur-timnas-indonesia-punya-peluang-lolos-piala-asia-u-23-2022

Namun meskipun sama pada perolehan emas, akan sangat sulit untuk menyamai medali perak yang didapat Kaltim.

Namun peluang tetap terbuka untuk Riau, karena medali emas lainnya bisa saja didapat dari cabang Renang dan Biliar yang masih bisa mendapatkannya.

Namun jika tidak tentunya posisi tujuh akan lepas dari Riau.

Namun meskipun posisi lepas, Riau tetap bisa bangga dengan peningkatan medali emas yang diperoleh, jika empat saja berhasil menambah medali emas.

Jika empat medali emas berhasil ditambah maka Riau akan melampaui perolehan medali pada PON Jawa Barat.

PON Jawa Barat, Riau berhasil mendapatkan 18 emas 26 perak dan 27 perunggu.

Ketua kontingen Riau, Deni Ermanto kepada haluanriau.co menyebutkan pada PON XX Jawa Barat Riau hanya menargetkan untuk bertahan di 10 besar.

"Untuk bertahan di 10 besar tampaknya akan bisa tercapai dengan perolehan medali saat ini. Apalagi Riau akan bisa menambah medali, terutama medali emas, ucapnya.

"Medali emas kita targetkan bertambah di cabang Tinju, Kempo, Angkat Berat dan Renang dan itu akan bisa melewati medali emas saat PON di Jawa Barat, tambahnya.

Dikatakan Deni juga, ada beberapa cabang olahraga yang berhasil memenuhi target, terutama Anggar, Senam dan Dayung.

Selain itu ada juga cabor yang tidak memenuhi target seperti Panjat Tebing.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Piala AFF, Singapura Menang Telak Atas Myanmar

Minggu, 5 Desember 2021 | 23:00 WIB

Lionel Messi Kembali Terima Ballon d'Or Ketujuh

Selasa, 30 November 2021 | 09:35 WIB
X