Liga 2 Segera Digelar dengan Menerapkan Protokol Kesehatan Ketat

- Selasa, 28 September 2021 | 19:08 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (Foto: Instagram @airlanggahartarto_official)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Airlangga Hartarto (Foto: Instagram @airlanggahartarto_official)

HALUANRIAU.CO, BOLA - Olahraga sepak bola memiliki penggemar fanatik diseluruh dunia, tidak terkecuali Indonesia.

Kecintaan masyarakat Indonesia pada sepak bola tergambarkan dari membludaknya penonton pada setiap pertandingan, mulai dari pertandingan antar kampung hingga berskala nasional.

Namun sayangnya semenjak Indonesia diterpa pandemi Covid-19, banyak liga sepak bola yang ditangguhkan pertandingannya dengan alasan menekan penyebaran Covid-19.

Setelah dua tahun menghadapi pandemi, kini geliat kompetisi sepak bola kembali dihidupkan. Pasalnya, kompetisi sepak bola Liga 1 2021/2022 di masa pandemi Covid-19 ini telah mulai digulirkan sejak 27 Agustus lalu di Stadion Utama Gelora Bung Karno.

Baca Juga: Sebelumnya Dikabarkan Bunuh Ustaz, Pria Ini Ternyata Bunuh Paranormal karena Bersetubuh dengan Isterinya

Sementara itu, kompetisi sepak bola Liga 2 tahun 2021 juga telah dibuka secara resmi oleh Ketua Umum Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) Mochamad Iriawan di Stadion Manahan pada 26 September 2021 dengan Tim Persis Solo melawan Putra Sunan Giri (PSG) Pati menjadi laga pembuka.

Untuk mendiskusikan penyelenggaraan Liga 2 di beberapa kota di luar Jawa-Bali yakni di Pekanbaru dan Palembang (PPKM Level 2), kemudian Balikpapan dan Palangkaraya (PPKM Level 3), selain juga dilaksanakan di beberapa kota Pulau Jawa, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali bersama Ketua PSSI menemui Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Selasa 28 September 2021.

Sama seperti penyelenggaraan Liga 1, Kompetisi Liga 2 juga akan dilaksanakan dengan protokol kesehatan (Prokes) ketat. Persyaratan wajib bagi semua pemain, wasit, official, dan semua pihak yang terlibat dalam pertandingan harus sudah memperoleh vaksin 2 dosis serta sudah mendaftarkan diri di NAR dan aplikasi PeduliLindungi.

Baca Juga: Wakil Ketua MPR Tanggapi Wacana Perwira TNI-Polri Jadi Penjabat Gubernur

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: PikiranRakyat.com

Artikel Terkait

Terkini

X