Polemik Surat Sumbangan Bertanda Tangan Gubernur Sumbar Bergulir ke Hak Angket

- Selasa, 31 Agustus 2021 | 01:00 WIB
Gubernur Sumbar, Mahyeldi. (harianhaluan.com)
Gubernur Sumbar, Mahyeldi. (harianhaluan.com)

HALUANRIAU.CO, PADANG - Polemik surat sumbangan bertanda tangan Gubernur Sumatera Barat (Sumbar), Mahyeldi Ansharullah masih terus bergulir. Hal itu karena anggota DPRD Sumbar dari Fraksi Nasdem, Nofrizon mengajukan hak angket terkait kasus tersebut, karena menurutnya hak interpelasi saja tidak cukup.

"Harus hak angket, kalau hak interpelasi itu masih formal-formal saja, kita tidak dapat melakukan pendalaman akan hal ini," katanya dilansir dari Antara, Senin (30/8/2021).

Menurut Nofrizon, dengan adanya hak angket, DPRD dapat memanggil seluruh pihak yang diduga terlibat dalam kasus ini. Sehingga, kasus ini bisa jelas pangkal masalahnya.

"Kita akan coba gulirkan agar persoalan ini menjadi terang benderang," imbuhnya.

Sayangnya di sisi lain, anggota DPRD Fraksi Gerindra, Hidayat mengatakan dalam menggunakan hak angket masih panjang prosesnya. Hak angket memiliki syarat, seperti diajukan oleh 10 anggota DPRD dan minimal dua fraksi. Selain itu, harus dilengkapi syarat formil dan materil.

"Hal itu diajukan di rapat paripurna yang dihadiri dua pertiga anggota DPRD dan disetujui 50 persen plus satu anggota," kata Hidayat.

Surat berkop Gubernur Sumbar, dan bertanda tangan Mahyeldi meminta sumbangan, heboh diperbincagkan. Surat itu bahkan memiliki nomor surat, yaitu 005/3984/V/Bappeda-2021 tertanggal 12 Mei 2021.

Surat itu meminta sumbangan pererbitan buku profil dan potensi Provinsi Sumbar.

"Sehubungan dengan tingginya kebutuhan informasi terkait dengan pengembangan, potensi dan peluang investasi di Provinsi Sumatera Barat oleh para pemangku kepentingan, maka akan dilakukan penyebarluasan dan pemenuhan kebutuhan informasi tersebut dengan menerbitkan buku Profil 'Sumatera Barat Provinsi Madani, Unggul dan Berkelanjutan' dalam versi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris serta Bahasa Arab serta dalam bentuk softcopy," demikian isi surat tersebut.

Soal tanda tangan, Mahyeldi merasa tidak sengaja atau tahu soal tanda tangannya itu. Disebut, banyak surat yang ditanda tangan hingga dia tidak tahu apa saja.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Antaranews.com

Tags

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X