Pejabat NTT Pesta dan Berkerumun, Tokoh Agama: Salah Satu Tindakan Kriminal

- Senin, 30 Agustus 2021 | 12:22 WIB
Kerumunan saat pertemuan kepala daerah di NTT. (Twitter.com/@didienazhar)
Kerumunan saat pertemuan kepala daerah di NTT. (Twitter.com/@didienazhar)

HALUANRIAU.CO, KUPANG - Beredar video di media sosial mengenai pertemuan kepala daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) yang melibatkan Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat, Wakil Gubernur Josef Nae Soi dan kepala daerah atau perwakilan di seluruh NTT. Video beredar salah satunya di Twitter dan menuai kecaman dari warganet.

Tak hanya warganet, seorang tokoh agama Kristen dari Kupang, NTT, Pendeta Emi Sahertian, memberikan kecaman atas tindakan kepala daerah di Pulau Semau itu.

"Bagi saya kerumunan ini contoh tidak baik bagi masyarakat terutama ketika penerapan PPKM level IV sedang berlangsung dan penularan Covid-19 mulai melandai," kata Emi Sahertian, Sabtu (28/8/2021).

Emi juga menilai kerumunan tersebut merupakan salah satu bentuk tindakan kriminal yang membahayakan nyawa orang lain. Ia mengatakan itu mengingat kendurnya penerapan protokol kesehatan pada saat penyebaran Covid-19 sangat cepat.

"Pengaturan kedaruratan yang dilakukan untuk mencegah penularan dan menyelamatkan banyak nyawa masyarakat bila dilanggar ini sekelas dengan tindakan kriminal. Kegiatan berisiko ini akan bisa ditiru oleh masyarakat, bahkan bisa mengancam jiwa sesama karena rentan penularan Covid-19 yang mulai melanda di NTT," tuturnya.

Dari video yang beredar, terlihat jelas kerumunan yang terjadi pada pertemuan tersebut. Padahal saat ini, Indonesia sedang menghadapi pandemi yang mengharuskan masyarakat untuk menjaga jarak.

Namun, dalam pertemuan tersebut, banyaknya pihak yang datang, membuat jarak tidak terkendali.

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Antaranews.com

Tags

Terkini

Pemkot Malang Larang Daging Anjing Diperjualbelikan

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:20 WIB

Ibu Kota Baru Otoriter, Tak Ada DPRD-nya

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:24 WIB
X