Rakyat Satire Buat Meme 'Lowongan Penyuluh Antikorupsi'

- Rabu, 25 Agustus 2021 | 17:15 WIB
(Youtube.com/KPK RI)
(Youtube.com/KPK RI)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Rencana Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggaet narapidana koruptor untuk menjadi penyuluh antikorupsi menuai kritik dari banyak pihak.

KPK berencana menjadikan narapidana koruptor sebagai duta dalam mengedukasi masyarakat terkait pendidikan antikorupsi. Nantinya pihak KPK akan menyeleksi para narapidana koruptor yang kini mendekam di Lapas Sukamiskin dan Lapas Tangerang.

Uniknya, KPK tak lupa memberikan sejumlah kriteria bagi kandidat penyuluh antikorupsi di antaranya berkelakuan baik selama di penjara, dan hampir selesai menjalani masa hukuman di lapas.

Kritikan datang dari masyarakat, baru-baru ini muncul sebuah meme satir yang dibuat oleh Koalisi Masyarakat Sipil. Lewat unggahan di Instagram @fraksirakyat_id, Koalisi Masyarakat Sipil mengunggah meme satir yang menyindir lembaga antirasuah tersebut.

Koalisi Masyarakat Sipil membuat sebuah poster lowongan kerja penyuluh antikorupsi dengan sejumlah syarat.

Syarat tersebut terdiri dari pernah korupsi di atas Rp1 miliar, berkelakuan baik, hampir rampung jalani masa hukuman, dan lulus tes psikologi.

Layaknya poster lowongan kerja pada umumnya, Koalisi Masyarakat Sipil juga mencantumkan alamat tujuan pengiriman.

Kepada Pikiran-Rakyat.com, Koalisi Masyarakat Sipil menyebut meme tersebut dibuat sebagai kritikan terhadap rencana KPK.

"Itu meme reaktif kami atas rencana KPK menjadikan napi koruptor menjadi penyuluh anti korupsi," ujar pihak Koalisi Masyarakat Sipil, dilansir dari Pikiran-Rakyat.com.

Meme satir yang dibuat oleh Koalisi Masyarakat Sipil tersebut mendapat banyak dukungan dari masyarakat, yang juga jengkel pada aksi KPK saat ini.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X