Amasrul Status Terperiksa, Dinonaktifkan Wali Kota Padang Diangkat Kadis Oleh Gubernur Sumbar

- Selasa, 24 Agustus 2021 | 14:36 WIB
Wali Kota Padang Hendri Septa.(humas Kota Padang)
Wali Kota Padang Hendri Septa.(humas Kota Padang)

HALUANRIAU.CO, PADANG - Sekda Kota Padang nonaktif, Amasrul masuk dalam satu diantara sembilan Pejabat Tinggi Pratama Pemprov Sumatera Barat yang dilantik oleh Gubernur Sumbar Mahyeldi. Amasrul dilantik sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumbar.

Dilantiknya Amasrul sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Provinsi Sumbar menimbulkan permasalahan tersendiri karena mengingat ia masih Sekda Kota Padang nonaktif. Hal ini juga membuat Wali Kota Padang Hendri Sapta angkat bicara karena merasa aneh dengan pelantikan yang dilakukan Gubernur Sumbar tersebut.

Amasrul merupakan Sekda Padang nonaktif yang saat ini masih menjalani proses pemeriksaan pasca dinonaktifkan oleh Hendri Septa. Namun, Amasrul malah dilantik menjadi kepala dinas di provinsi.

“Saya juga bingung, saya juga heran, aneh bin ajaib. Ini saya tidak mau berpolemik, sebenarnya beliau harus tahu diri, kan beliau masih menjabat sekda,” kata Hendri Septa, Selasa (24/8/2021).

Menurutnya, Amasrul masih menjabat sebagai sekda meskipun statusnya nonaktif atau dibebastugaskan. Artinya sekarang Amasrul rangkap jabatan yaitu menjadi sekda nonaktif dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa Sumbar.

“Ini bagaimana, dan satu lagi beliau masih dalam pemeriksaan, masih belum selesai pemeriksaan atas dugaan pelanggaran PP Nomor 53 tahun 2010,” katanya.

Selain itu Amasrul juga belum meminta izin kepada Wali Kota Padang sebagai pimpinan karena statusnya masih pegawai Kota Padang.

“Beliau tidak ada minta izin kepada saya. Mudah-mudahan ini menjadi pelajaran bagi kita semua, begitulah yang terjadi,” katanya.

Sebagaimana diketahui Gubernur Sumbar Mahyeldi melakukan mutasi berdasarkan surat keputusan Senin (23/8/2021) dengan Nomor 821/4421/BKD-2021.

Mutasi pejabat sudah melalui persetujuan atau rekomendasi Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) tanggal 9 Agustus lalu dengan Nomor B-2682/KASN08/2021 dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) pada 23 Agustus dengan Nomor 821/4533/SJ.

Mahyeldi mengatakan, dirinya melakukan penyegaran terhadap jajarannya dengan melantik sembilan orang pejabat tinggi pratama di lingkungan Pemprov Sumbar.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: langgam.id

Tags

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X