3.193 Platform Pinjaman Diblokir, Kominfo Juga Putus Akses Pinjaman 'Online' Ilegal

- Sabtu, 21 Agustus 2021 | 11:23 WIB
Kementrian kominfo akan memblokir pinjaman online ilegal.(net)
Kementrian kominfo akan memblokir pinjaman online ilegal.(net)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Kementrian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) berencana akan memutus akses pinjalan online yang dinilai ilegal. Ini untuk membantu Satuan Tugas Waspada Investasi (SWI) yang telah memblokir 3.193 platform.

"Untuk memastikan perlindungan masyarakat, perlu langkah komprehensif, termasuk yang paling tegas pemutusan akses terhadap penyelenggara pinjol ilegal," kata Menteri Kominfo Johnny G Plate dalam siaran pers dikutip dari katadata.co.id.

Selain itu Kominfo juga berkolaborasi dengan berbagai instansi untuk mencegah terus menjalarnya pinjaman online ilegal

Kominfo menggandeng Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan dan penyelengara teknologi finansial pembiayaan (fintech lending) resmi untuk mengedukasi masyarakat terkait pinjol ilegal.
Salah satunya, Gerakan Nasional Literasi Digital melalui Siberkreasi di 514 kabupaten dan kota.

Kegiatan literasi digital itu menargetkan sejumlah 12,48 juta peserta per tahun. "Ini untuk mengedukasi masyarakat agar semakin waspada dalam menggunakan internet, termasuk saat memilih penyedia jasa pinjaman online," ujarnya. SWI telah memblokir 3.193 pinjol ilegal sejak 2018 hingga Juni. Rinciannya dapat dilihat pada Databoks berikut:

 

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: katadata.co.id

Tags

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X