Tak Lulus TWK, 18 Pegawai KPK Ikuti Diklat Bela Negara

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 20:44 WIB
Upacara Pembukaan Diklat Bela Negara untuk pegawai KPK yang tak lulus TWK, di Unhan, Bogor, Kamis (22/7/2021). (KPK)
Upacara Pembukaan Diklat Bela Negara untuk pegawai KPK yang tak lulus TWK, di Unhan, Bogor, Kamis (22/7/2021). (KPK)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Sebanyak 18 dari 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK telah selesai mengikuti Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan yang digelar Kementerian Pertahanan.

Plt juru bicara KPK, Ali Fikri, menyebut 18 pegawai itu pun sudah dinyatakan lulus diklat.

"Kelulusan tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Tanda Tamat Pendidikan dan Pelatihan dalam upacara penutupan yang berlangsung di Auditorium Merah Putih Universitas Pertahanan RI," kata Ali, Jumat (20/8/2021).

Kemudian Ali menyampaikan sebaiknya KPK segera menyiapkan kelengkapan administrasi terkait pengusulan 18 pegawai itu untuk diangkat sebagai ASN. Termasuk menyiapkan surat permintaan persetujuan formasi yang nantinya disampaikan ke BKN dan KemenPANRB.

"KPK melalui Sekretaris Jenderal akan menyiapkan Surat Permintaan Persetujuan Formasi bagi 18 Pegawai untuk menjadi ASN di KPK kepada ke MenPANRB, Surat Permohonan Pengangkatan ASN dan Penerbitan NIP bagi 18 Pegawai KPK untuk menjadi ASN kepada BKN RI," tuturnya.

Diklat Bela Negara dan Wawasan Kebangsaan pegawai KPK berlangsung selama 30 hari sejak 22 Juli di Universitas Pertahanan. Kegiatan diklat selesai pada 19 Agustus dan ditutup pada 20 Agustus 2021.

Upacara kelulusan 18 orang pegawai KPK tersebut turut dihadiri oleh Rektor Unhan RI, Prof Dr Amarulla Octavian; Ketua KPK, Firli Bahuri; Kepala BKN, Bima Haria Wibisana; Wakil Kepala BKN, Supranawa Yusuf; Komisioner KASN, Arie Budiman; Deputi Bidang Penyelenggaraan Pengembangan Kompetensi LAN RI, Basseng.

Hadir pula dalam acara itu Sekretaris Jenderal KPK, Cahya H Harefa; Deputi Penindakan dan Eksekusi KPK, Karyoto; Deputi Informasi dan Data KPK, Mochamad Hadiyana; serta Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat KPK, Wawan Wardiana.

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Terkini

Sebanyak 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV-AIDS

Sabtu, 4 Desember 2021 | 14:02 WIB
X