Tuai Kritik, Tompi Jawab soal Representasi Perempuan di Film Selesai

- Jumat, 20 Agustus 2021 | 14:48 WIB
Poster film Selesai. (Beyoutiful Pictures)
Poster film Selesai. (Beyoutiful Pictures)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Film bertajuk Selesai menjadi kontroversi setelah tayang di situs bioskoponline.com. Pasalnya, sejumlah orang menilai film itu cenderung seksis, plot cerita yang berantakan, hingga warna 'kuning' yang menghiasi sepanjang film tersebut.

Sutradara Selesai, Tompi menjelaskan perihal tidak adanya keterlibatan perempuan dalam menggarap konsep film Selesai saat mendiskusikan film tersebut, Kamis (19/8/2021) malam lewat fitur Spaces di Twitter, yang diselenggarakan akun @cinemalinea.

Tompi menjelaskan dirinya selalu tertarik membuat film soal perempuan, dan tidak merasa perlu melibatkan perempuan dalam merancang konsep dan naskah.

"Bukan, sebenarnya bukan enggak per... bukan enggak perlu... enggak per... enggak bukan... gue enggak pernah bilang enggak akan pernah perlu, gitu. Semuanya kan sesuai kebutuhan," kata Tompi.

Ia lebih jauh mencoba menjelaskan kepada pemirsa film Selesai yang menganggap filmnya itu problematik.

"Kalau misalnya informasi sudah cukup, ya sudah, gitu. Ya enggak sih? Jadi, bukan masalah banyak bertanya biar tidak sesat di jalan, bukan. Kayaknya itu tidak bisa diterapkan di semua hal deh."

Tompi mengaku untuk film Selesai, ia sudah memiliki informasi yang dibutuhkan sehingga tidak melibatkan perempuan.

"Dari perspektif apa perlu nanya perempuan? Memang ada informasi yang kita tidak dapat? Karena informasi itu sudah kita lihat sendiri. Kecuali misalnya gua tidak tahu bagaimana respons, rasanya, ini kan enggak," katanya.

Film Selesai menjadi perbincangan terutama di Twitter karena dinilai salah menggambarkan perempuan, dan tidak melibatkan perempuan dalam penggarapan cerita.

Seorang pengguna Twitter @Pramudito27 menekankan pentingnya representasi perempuan dalam penggarapan film tentang perempuan.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Terkini

RI Ambil Alih Kendali Udara di Natuna dari Singapura

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:34 WIB

PDIP Jawa Barat Rekomendasikan Arteria Dahlan Dipecat

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:49 WIB
X