Mantan Koruptor Jadi Komisaris di BUMN, Tokoh Papua: Heran, Presiden Kok Biarkan Itu Terjadi

- Jumat, 6 Agustus 2021 | 17:47 WIB
(pixabay/stevepb)
(pixabay/stevepb)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Penunjukan Emir Moeis sebagai komisaris di anak perusahaan BUMN memicu berbagai pertanyaan dan penolakan dari berbagai pihak. Hal itu dikarenakan Emir Moeis mantan koruptor.

Sebelum Emir Moeis menjabat sebagai komisaris, ia sempat menerima suap dengan jumlah yang cukup fantastis.

Kedudukan Emir Moeis di kursi komisaris, tentu menuai berbagai penolakan salah satunya seorang tokoh Papua yang tak habis pikir dengan pilihan Erick Thohir.

Emir Moeis sendiri sempat terjerat kasus lelang proyek pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU), saat ia duduk sebagai anggota Komisi VIII DPR.

Tak tanggung-tanggung ia mendapatkan suap sebesar 357 dolar AS (Rp5 miliar), tetapi hanya mendapat hukuman tiga tahun penjara dengan denda sebesar Rp150 juta subsider tiga bulan penjara pada 2014 silam.

Melihat hal ini, Tokoh Papua, Christ Wamea menyampaikan keheranannya dengan tindakan anak buah Presiden Jokowi.

Christ Wamea heran mengapa Jokowi membiarkan anak buahnya memberikan jabatan komisaris kepada seorang mantan koruptor.

"Heran bapak presiden @jokowi bisa biarkan anak buahnya memberikan jabatan di BUMN kepada terpidana korupsi," tuturnya melalui akun twitter @PutraWadapi, Jumat (6/8/2021).

Cuitannya itu mengundang banyak tanggapan, tak sedikit yang merasakan hal yang sama dengan Christ Wamea.

"Lha..masih ada yang heran juga hari gini..saya mah herannya udah habis, tinggal nunggu sintingnya aja disini, jauh nalar jauh dari akal sehat..nanti kalau udah lewat jamannya baru waras lagi," ujar salah satu akun Twitter.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Terkini

Dubes Ukraina Ingatkan Ri Tipu Muslihat Putin

Selasa, 5 Juli 2022 | 13:12 WIB

10 Hari Lagi, Gaji ke-13 PNS Cair

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:03 WIB
X