Ancaman Learning Loss Akibat Pandemi, Pengamat : Masalah Pendidikan Tanggung Jawab Bersama

- Rabu, 4 Agustus 2021 | 17:19 WIB
Ilustrasi Sekolah Ditengah Pandemi  |  Sumber : indonesia.go.id
Ilustrasi Sekolah Ditengah Pandemi | Sumber : indonesia.go.id

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Pemerintah harus meningkatkan kecepatan dan ketepatan bantuan kepada masyarakat maupun dunia usaha. Hal ini disampaikan oleh Direktur Riset Center of Reform on Economics (CORE) Piter Abdullah menanggapi anggaran kementerian yang dipangkas.

Sektor pendidikan perlu mendapatkan perhatian ekstra selain sektor ekonomi. Pengamat Pendidikan Andreas Tambah mengatakan pendidikan menjadi tanggung jawab semua pihak. Selain Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), berbagai elemen masyarakat, BUMN, dan perusahaan swasta juga perlu turun tangan.

“Pendidikan Indonesia bisa berdampak. Itu sudah teruji penelitiannya. Learning loss itu artinya tidak ada pembelajaran sama sekali sementara kita ada cuma mutunya tidak seperti yang tatap muka. Artinya terjadi penurunan kualitas pembelajaran,” kata Andreas.

Seluruh program strategis  Kemendikbudristek  untuk mengurangi efek dari Learning Loss adalah Program Guru Penggerak (PGP), Program Organisasi Penggerak (POP), Program Sekolah Penggerak (PSP), Kampus Merdeka, dan berbagai program lainnya. Seluruh program tersebut merupakan rangkaian Merdeka Belajar yang saling melengkapi satu sama lainnya.

Sebagai contoh, PGP akan turut mempercepat peningkatan kapasitas guru.

POP adalah program yang melibatkan organisasi masyarakat untuk terlibat meningkatkan kualitas pendidikan di daerah-daerah.

Demikian pula dengan PSP yang mencoba meningkatkan kualitas sekolah, sehingga turut menjadi panutan dan menggerakkan sekolah lain.

Adapun Kampus Merdeka menyasar mahasiswa untuk mampu bersaing di dunia kerja.

Ancaman learning loss akibat pandemi menjadi perhatian besar sejumlah organisasi internasional seperti UNICEF, UNESCO, Bank Dunia, dan OECD.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: jpnn.com

Tags

Terkini

X