Papua Resmi Dimekarkan dan Kini Terdapat 3 Provinsi Baru, Berikut Profilnya

- Jumat, 11 November 2022 | 12:48 WIB
TIGA Provinsi baru di Indonesia yang berada di Papua (SM Banyumas/Dok twitter Setkab RI)
TIGA Provinsi baru di Indonesia yang berada di Papua (SM Banyumas/Dok twitter Setkab RI)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Pemerintah resmi memekarkan Provinsi Papua pada, Jum'at (11/11/2022) dimana Menteri Dalam Negeri atas nama Presiden RI, Jokowi meresmikan tiga daerah otonom baru (DOB) dan melantik penjabat gubernur untuk memimpin ketiga wilayah baru tersebut.

Tiga provinsi baru tersebut yakni Provinsi Papua Tengah, Provinsi Papua Selatan dan Provinsi Papua Pegunungan.

Ketiga Provinsi baru tersesbut sudah disepakati oleh Pemerintah dan DPR seiring dengan disahkannya tiga Undang-undang (UU) tentang Provinsi Papua Selatan, Papua Tengah dan Papua Pegunungan pada Juli 2022 yang lalu.

Klik di sini untuk mendapatkan voucher Pegadaian

Berikut rincian ketiga provinsi tersebut:

  1. Provinsi Papua Tengah

    Provinsi Papua Tengah (Mepago) merupakan provinsi yang terletak di tengah-tengah Papua. Memiliki luas mencapai 66.129 kilometer persegi, provinsi ini mencakup Kabupaten Nabire, Puncak Jaya, Paniai, Mimika, Puncak, Dogiyai, Intan Jaya dan Deiyai.

    Ibu kota Provinsi Papua Tengah berlokasi di Kabupaten Nabire. Mendagri, Tito Karnavian melantik Ribka Haluk dan ia mencatatkan sejarah sebagai Pemimpin Perempuan Papua Pertama jadi Penjabat Gubernur. Ia dilantik berdasarkan Keppres 115/P/2022 tentang pengangkatan Pj Gubernur di wilayah Papua.

    Ribka Haluk sendiri merupakan seorang birokrat di Papua dan sempat menjadi Pj Bupati Yalimo.

    Berbicara tentang potensi alam, wilayah Meepago sebenarnya mempunyai potensi yang cukup besar. Hanya saja belum dimanfaatkan dengan maksimal. Dari sisi kegiatan ekonomi, provinsi baru ini memiliki pertanian, perkebunan, peternakan dan perikanan.
  2. Provinsi Papua Selatan

    Provinsi Papua Selatan merupakan provinsi yang terletak paling selatan di Pulau Papua. Memiliki luas 131.493 kilometer persegi, provinsi ini mencakup wilayah Kabupaten Boven Digoel, Kabupaten Mappi dan Asmat.

    Ibu Kota Provinsi Papua Selatan berada di Kabupaten Marauke dimana Mendagri, Tito Karnavian melantik Apolo Safanpo sebagai penjabat gubernur daerah tersebut. Merauke merupakan kabupaten tertua di wilayah selatan sebelum dimekarkan menjadi empat kabupaten serta merupakan wilayah adat Anim Ha.

    Apolo Safanpo merupakan staf khusus Mendagri. Ia juga pernah menjabat Rektor Universitas Cendrawasih sejak tahun 2017. Ia dilantik berdasarkan Keppres 115/P/2022 tentang pengangkatan Pj Gubernur di wilayah Papua.

    Selama ini, Papua Selatan yang dikembangkan menjadi pertanian, perkebunan, dan perikanan air tawarnya itu memang merupakan daerah lumbung pangan nasional.
  3. Provinsi Papua Pegunungan

    Provinsi Papua Pegunungan merupakan provinsi yang terletak di bagian kanan tengah dari Provinsi Papua sebelumnya. Memiliki luas wilayah total 108.476 kilometer persegi, provinsi ini mencakup wilayah Kabupaten Jayawijaya, Pegunungan Bintang, Yahukimo, Tolikara, Mamberamo Tengah, Yalimo, Lanny Jaya dan Kabupaten Nduga.

    Ibu Kota Provinsi Papua Pegunungan berada di Kabupaten Jayawijaya yang merupakan wilayah adat Lapago. Mendagri, Tito Karnavian melantik Nikolaus Kondomo menjadi sebagai penjabat gubernur daerah tersebut.

    Nikolaus Kondomo merupakan Kajati Papua yang menjabat sejak November 2019 lalu. Ia merupakan putra asli Papua. Ia sempat menduduki jabatan Wakil Jaksa Tinggi Kalimantan Tengah dan Wakil Jaksa Tinggi Papua.

    Di bagian utara provinsi itu berbatasan langsung dengan Papua, di bagian barat berbatas Papua Tengah dan di selatan berbatasan dengan Papua Selatan. Di timur, provinsi itu berbatasan langsung dengan negara Papua Nugini.

    Sebagai kawasan yang berada di daerah pengunungan, Lapago memiliki beberapa komoditas unggulan yang mulai didorong pengembangannya, seperti kopi, ubi jalar, buah merah, bawang, gaharu, karet, nanas dan jeruk.

UU Pemekaran Papua dinilai akan memberikan dampak yang baik kepada ketiga wilayah tersebut dimana dapat mendorong pembangunan infrastruktur yang lebih merata, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, memperbaiki kesehatan dan pendidikan, dan mendorong kemajuan Papua.

Kehadiran tiga provinsi baru di Papua merupakan salah satu upaya pemerintah untuk menata daerah itu agar pelayanan publik yang dihadirkan menjadi lebih optimal dan diharapkan bisa memangkas panjangnya rantai kendali pemerintahan, sehingga pelayanan publik yang diberikan akan lebih efisien dan efektif.

Baca Juga: Porprov X Riau: Cabang Olararaga Bulu Tangkis Akan Digelar 14 November 2022

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahfud MD Yakin 13 Februari Sambo Akan Dihukum Adil

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:02 WIB

Menkes: Vaksin Covid, Gratis untuk Balita

Kamis, 5 Januari 2023 | 17:24 WIB
X