Bisa Terkena UU ITE, Stop! Jangan Sebar Video 'Kebaya Merah'

- Selasa, 8 November 2022 | 18:48 WIB
Aksi kocak Mimi peri dengan busana kebaya merah menyedot perhatian disaat ramai hal terkait gerhana bulan  (Didin. Bp/sumber instagram@mimi.peri)
Aksi kocak Mimi peri dengan busana kebaya merah menyedot perhatian disaat ramai hal terkait gerhana bulan (Didin. Bp/sumber instagram@mimi.peri)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Dua pemeran dalam video porno 'Kebaya Merah' telah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian Polda Jawa Timur.

Keduanya tampak memakai baju tahanan saat dihadirkan dalam konferensi pers di Polda Jatim, Selasa (8/11/2022).

Dirreskrimsus Polda Jatim Kombes Farman mengatakan motif dan alasan pelaku memproduksi video bukan inisiatif sendiri, namun adanya pesanan melalui Twitter.

"Iya, sudah (tersangka)," ujar Kombes Farman.

"Dikarenakan adanya pesanan konten dengan tema resepsionis hotel dari sebuah akun Twitter," lanjutnya.

Namun demikian, untuk para penerima video asusila tersebut untuk tidak menyebarkan dikarenakan bisa dikenakan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE) walaupun hanya disebarkan ke satu orang saja.

Klik di sini untuk mendapatkan voucher Pegadaian

Hal tersebut tercantum dalam Pasal 27 ayat (1) UU ITE mengatur larangan mendistribusikan, mentransmisikan, dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi atau dokumen elektronik yang bermuatan melanggar kesusilaan.

Dikutip dari detik, dilansir dari situs resmi Kemenkumham, selain UU ITE, ada juga UU Pornografi yang bisa mengancam pihak yang memproduksi video asusila.

Hal tersebut tercantum dalam Pasal 4 ayat (1) UU Pornografi yang melarang setiap orang memproduksi, membuat, memperbanyak, menggandakan, menyebarluaskan, menyiarkan, mengimpor, mengekspor, menawarkan, memperjualbelikan, menyewakan, atau menyediakan pornografi yang secara eksplisit memuat: persenggamaan, termasuk persenggamaan yang menyimpang;
kekerasan seksual; masturbasi atau onani; ketelanjangan atau tampilan yang mengesankan ketelanjangan; alat kelamin; atau pornografi anak.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Menkes: Vaksin Covid, Gratis untuk Balita

Kamis, 5 Januari 2023 | 17:24 WIB

Istri Wiji Thukul, Sipon Meninggal Dunia

Kamis, 5 Januari 2023 | 15:34 WIB

Presiden Jokowi Resmi Cabut Aturan PPKM di Indonesia

Jumat, 30 Desember 2022 | 14:56 WIB

Besok, Pemerintah Umumkan Nasib PPKM

Kamis, 29 Desember 2022 | 14:34 WIB

Seleksi CPNS dan PPPK 2023 Dipastikan Buka Tahun Depan

Selasa, 27 Desember 2022 | 20:29 WIB
X