Tokoh Muda NU Tanyakan Dana Baliho Puan Maharani

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:40 WIB
Salah satu baliho Puan Maharani yang divandal warga bertuliskan Open BO. (Istimewa)
Salah satu baliho Puan Maharani yang divandal warga bertuliskan Open BO. (Istimewa)

"Aksi vandalisme itu baiknya direspons dengan tenang. Sebab, dengan kejadian ini, masyarakat kian simpati kepada Mbak Puan," ujarnya.

Peneliti dari Surabaya Survey Center (SSC) itu berpendapat, Puan Maharani dan pendukungnya sebaiknya menanggapi secara bijak dan tak emosional.

"Anggap saja itu ujian. Semakin sering diganggu biasanya banyak simpati. Pemilih indonesia itu 'melow', atau kian dizalimi makin dapat simpati," katanya.

Sementara itu, Direktur Indo Publika, Asip Irama menilai bahwa vandalisme itu diduga sengaja dengan tujuan menjatuhkan marwah Puan Maharani. Namun justru menunjukkan bahwa Puan Maharani sebagai sosok yang mengancam kepentingan politik pihak lain dalam kancah politik nasional.

"Bagaimana pun kehadiran Mbak Puan dengan PDI Perjuangan yang cukup solid adalah ancaman tersendiri bagi calon presiden 2024 lainnya," katanya.

Menurut dia, posisi Puan Maharani sebagai Ketua DPR memberikan nilai tawar cukup tinggi sehingga banyak pihak yang merasa tidak nyaman.

Ia menilai, wajar jika aksi vandalisme itu dikaitkan dengan kepentingan pemilihan presiden 2024. Aapalagi Puan Maharani Semakin santer dikabarkan maju sebagai bakal calon, baik sebagai presiden atau wakil presiden.

Kendati demikian, ia juga menyarankan agar aksi vandalisme itu tidak ditanggapi berlebihan, apalagi kejadian tersebut sudah ditangani kepolisian.

"Kampanye hitam tidak perlu dihadapi berlebihan, karena hanya akan merugikan serta menurunkan elektabilitas. Tulisan pada baliho itu masih ujian angin, belum badai," pungkas Asip.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: pikiran-rakyat.com

Tags

Terkini

KPU Sosialisasikan Program Desa Peduli Pemilu

Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:18 WIB
X