Gunakan Gas air Mata, Polisi Langgar Aturan FIFA Tangani Kerusuhan Pertandingan Arema FC VS Persebaya

- Minggu, 2 Oktober 2022 | 14:18 WIB
Polisi gunakan gas air mata saat bubarkan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan
Polisi gunakan gas air mata saat bubarkan kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

HALUANRIAU.CO, BOLA - Kekalahan Arema FC atas Persebaya dengan skor 2-3 di Stadion Kanjuruhan pada Sabtu (01/10) malam memicu kericuhan.

Pihak keamanan yang berusaha mengurai massa yang turun ke lapangan menembakkan gas air mata.

Tapi, akibat gas air mata tersebut suporter yang mengalami sesak napas dan kemudian pingsan.

Gas air mata juga disebut berandil atas banyaknya korban tewas. Menurut informasi terakhir yang dikutip dari akun suporter Aremania Indonesia, sampai saat ini sebanyak 182 orang dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Annual Fashion Show 2022: Mengangkat Batik Riau ke Kancah Global

Jika merujuk pada peraturan FIFA, penggunaan gas air mata di stadion ternyata dilarang.

Hal itu mengacu pada pasal 19 b pengaman pinggir lapangan dari  regulasi Keamanan dan Keselamatan Stadion, dijelaskan.

“Senjata atau gas pengendali massa tidak boleh dibawa atau digunakan,” bunyi dari pasal di aturan FIFA tersebut.

Dengan demikian digunakannya gas air mata dalam pertandingan Arema FC melawan Persebaya telah melanggar aturan FIFA.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Kompas

Tags

Terkini

Presidensi G20 2023 Resmi Diserahkan ke India

Rabu, 16 November 2022 | 14:59 WIB

Kelamin Bocah Terjepit Resleting, Damkar Turun Tangan

Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:58 WIB
X