Waspada! Paket Perjalanan Umrah, Jadi Modus Baru Kasus Perdagangan Manusia

- Kamis, 22 September 2022 | 17:05 WIB
Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care, Anis Hidayah
Ketua Pusat Studi Migrasi Migrant Care, Anis Hidayah

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Migrant CARE sebagai sebuah organisasi masyarakat sipil menyoroti banyaknya kasus perdagangan manusia yang terjadi akhir-akhir ini. Tidak hanya melalui jalur non prosedural, perdagangan manusia dapat terjadi melalui jalur formal.

Ketua Pusat Studi dan Kajian Migrasi Migrant CARE, Anis Hidayah dalam diskusi tentang Situasi Perdagangan Orang di Indonesia, di Kedutaan Besar Amerika Serikat (Kedubes AS) pada, Rabu (21/09/2022) di Jakarta menjelaskan bahwa banyaknya anggapan di masyarakat bahwa perdagangan manusia hanya terjadi melalui non presedural.

"Selama ini sering misleading bahwa yang unprocedural itu yang traficking," kata Anis dikutip dari VIVA pada, Kamis (22/09/2022).

Ia menjelaskan bahwa sejumlah kasus yang ditangani Migrant CARE adalah kasus yang tidak hanya berasal dari jalur nonprosedural, tetapi juga melalui jalur sesuai dengan prosedur.

Anis menjelaskan salah satu modus yang dilakukan ialah dengan merekrut calon buruh migran yang dilakukan melalui Bursa Kerja Khusus (BKK) di SMK.

"Jadi ini program kerja sama pemerintah dengan pemerintah. Tetapi ini banyak sekali yang menjadi korban traficking," katanya.

Baca Juga: Taliban Blokir PUBG: Mencegah Generasi Muda Afghanistan dari Masalah Mental

Selain itu, kasus perdagangan manusia lainnya yang menjadi sorotan ialah menggunakan modus umrah atau haji. Kasus ini banyak terjadi pada para pekerja imigran yang berkerja di Arab Saudi.

Selain kedua modus tersebut, ada juga modus pengiriman buruh migran ke negara konflik, modus program magang siswa yang banyak terjadi ke Malaysia, modus penipuan program beasiswa ke Taiwan dan Jepang, maupun modus rekrutmen PRT migran.

Anis juga menggaris bawahi kasus perdagangan orang yang gencar sekali terjadi melalui koalisi dua sindikat, yaitu narkoba dan traficking.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Batalkan Program Konversi Gas LPG ke Kompor Listrik

Selasa, 27 September 2022 | 20:17 WIB

Gampang! Ini Syarat dan Cara Membuat KTP Digital

Sabtu, 24 September 2022 | 14:53 WIB

Diduga Reza Arap Selingkuh, Nama Rossa di Seret!

Rabu, 21 September 2022 | 12:13 WIB
X