Jokowi Tegaskan Tidak Ada Penghapusan Listrik 450 VA

- Selasa, 20 September 2022 | 13:04 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Presiden Joko Widodo tegaskan tidak ada penghapusan listrik 450 VA dan juga tidak ada pengalihan pelanggan 450 VA ke 900 VA.

Hal tersebut dilontarkan oleh Jokowi setelah sempat menjadi perbincangan public mengenai usulan dari Badan Anggaran (Banggar) DPR RI agar daya listrik 450 VA yang digunakan golongan masyarakat tidak mampu, dihapus secara bertahap dan pengalihan pelanggan 450 VA ke 900 VA.

"Secara bertahap terhadap keluarga kemiskinan parah dengan 450 VA, tentu tidak bisa kita lakukan dengan serta merta ke 900 VA. Terhadap keluarga miskin yang masih memakai 450 VA kita terus upayakan bermigrasi ke 900 VA secara pelan-pelan pula sejalan dengan peningkatan kebutuhan elektrifikasi mereka," kata Said.

Atas usulan tersebut, DPD RI meminta pemerintah menolak tegas usulan ini karena akan semakin menambah beban rakyat, pemerintah akan menghapuskan listrik 450 VA dan pengalihan pelanggan 450 VA ke 900 VA.

Baca Juga: Harga Beras Melonjak, Biaya Bahan Pangan Semakin Mahal

Akhirnya Jokowi menegaskan bahawasanya tidak ada penghapusan listrik 450 VA ataupun pengalihan pelanggan 450 VA ke 900 VA.

"Tidak ada, tidak ada penghapusan untuk 450 (VA) tidak ada juga perubahan dari 450 ke 900 (VA), tidak ada. Gak pernah, gak pernah bicara seperti itu," kata Jokowi di Gerbang Tol Gabus, Kabupaten Bekasi, Selasa (20/9/2022).

PT PLN (Persero) juga memastikan tidak ada penghapusan golongan pelanggan dengan daya 450 VA dan daya listrik tersebut juga tidak akan dinaikkan menjadi 900 VA serta tidak akan ada perubahan tarif dasar listrik.

“Keputusan Pemerintah sudah sangat jelas. Tidak ada perubahan daya dari 450 VA ke 900 VA dan PLN siap menjalankan keputusan tersebut," kata Darmawan Prasodjo selaku Direktur Utama PLN.

PLN juga memastikan pelayanan kelistrikan di Tanah Air tetap andal dan optimal, sehingga perusahaan pelat merah itu berupaya menjaga produktivitas dan daya beli masyarakat dalam masa pemulihan ekonomi di tengah meningkatnya harga komoditas energi dunia.

(Yani/HRC-MaG)

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahfud MD Yakin 13 Februari Sambo Akan Dihukum Adil

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:02 WIB

Menkes: Vaksin Covid, Gratis untuk Balita

Kamis, 5 Januari 2023 | 17:24 WIB

Istri Wiji Thukul, Sipon Meninggal Dunia

Kamis, 5 Januari 2023 | 15:34 WIB
X