Jokowi Singgung Pergantian Dirjen Imigrasi, Jika Tak Ada Perubahan Pelayanan Visa

- Senin, 12 September 2022 | 16:46 WIB
Gaya Lama Imigrasi Bikin Jokowi Murka, Malu Juga Para Investor Sulit Mendapatkan Visa. Ganti itu kalau kira-kira memang enggak punya kemampuan untuk reform seperti itu, ganti semuanya dari dirjen sampai bawahnya, ganti, akan berubah. (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden )
Gaya Lama Imigrasi Bikin Jokowi Murka, Malu Juga Para Investor Sulit Mendapatkan Visa. Ganti itu kalau kira-kira memang enggak punya kemampuan untuk reform seperti itu, ganti semuanya dari dirjen sampai bawahnya, ganti, akan berubah. (Foto: Lukas - Biro Pers Sekretariat Presiden )

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Presiden Jokowi tuntut perubahan pada imigrasi yang dipicu oleh banyaknya keluhan yang masuk. Jokowi menekankan hal ini dalam rapat khusus yang membahas Visa on Arrival (VoA) dan Kartu Izin Tinggal Terbatas (Kitas).

Rapat ini dilaksanakan di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (9/9/2022).

"Jadi yang kita lihat dan disampaikan ke saya, banyak, baik dari investor, baik mengenai turis, baik mengenai orang yang ingin dapat Kitas izin tinggal, auranya yang saya rasakan itu, Imigrasi ini masih mengatur dan mengontrol. Sehingga apa? Akhirnya apa? Menyulitkan. Ini yang diubah total, harus. Yang seharusnya auranya adalah memudahkan dan melayani. Harus berubah total. Kalau perlu, dirjennya ganti, bawahnya ganti semua, biar ngerti bahwa kita ingin berubah. Kalau kita ingin investasi datang, turis datang, harus diubah," ujar Jokowi dalam tayangan video yang diunggah di kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (10/9/2022).

Baca Juga: Arab Saudi Disebut Jadi ‘Surga Narkoba’ di Timur Tengah, Ini Alasannya

Kepala Negara itu menjelaskan pemberian visa atau Kitas kepada para investor sebaiknya dengan melihat potensi investasi yang akan masuk, jumlah lapangan kerja yang terbuka, dan kontribusi terhadap ekonomi maupun peningkatan ekspor.

"Jadi orang diberikan, baik itu yang namanya visa, yang namanya Kitas kalau kita ya mereka melihat itu. Kalau dia investor, investasinya berapa, sih? Dia lihat, negara itu pasti lihat. Dia membuka lapangan kerja berapa ribu orang sih? Atau memberikan kontribusi terhadap ekonomi kita berapa sih? Orientasinya mesti harus ke sana. Atau meningkatkan ekspor berapa sih?" kata dia.

Ia rasa urusan keimigrasian berdampak baik bagi rakyat Indonesia. Maka dari itu, Jokowi mengarahkan pembaruan dan perbaikan dalam layanan imigrasi.

"Ini yang begini-begini bermanfaat sekali bagi rakyat kita. Kita harus mulai betul-betul, Pak Menteri, mengubah ini, Pak," ucap Jokowi.

Presiden Jokowi  sempat menerima keluhan tentang layanan imigrasi. Lantas ia memberikan petunjuk kepada Menkumham, Yasonna Laoly terkait pergantian jabatan.

"Ganti itu kalau kira-kira memang enggak punya kemampuan untuk reform seperti itu, ganti semuanya dari dirjen sampai bawahnya, ganti, akan berubah. Kalau ndak, enggak akan berubah," tegas dia.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahfud MD Yakin 13 Februari Sambo Akan Dihukum Adil

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:02 WIB

Menkes: Vaksin Covid, Gratis untuk Balita

Kamis, 5 Januari 2023 | 17:24 WIB

Istri Wiji Thukul, Sipon Meninggal Dunia

Kamis, 5 Januari 2023 | 15:34 WIB
X