PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Kata Jokowi

- Rabu, 21 Juli 2021 | 10:23 WIB
Presiden Jokowi mencabut lampiran Perpres Nomor 10 tahun 2021 tentang investasi Miras
Presiden Jokowi mencabut lampiran Perpres Nomor 10 tahun 2021 tentang investasi Miras

HALUANRIAU.CO, JAKARTA-Pemerintah resmi memperpanjang Pemberlakuakn Pembatasa Kegiatan Masyarakat atau PPKM Darurat. PPKM diperpanjang selama lima hari mulai 21 sampai 25 Juli 2021 di wilayah Jawa-Bali yang masih mencatatakan tingginya penularan virus corona.

Namun dalam pidatonya Presiden Joko Widodo tidak ada menyebutkan perpanjangan PPKM Darurat tersebut secara langsung, namun hanya menyatakan kemungkinan pembukaan atau pelonggaran yang akan dimulai 26 Juli 2021 mendatang dan meminta semuanya mematuhi aturan PPKM Darurat.

"Saya minta kita semua bisa bekerja sama dan bahu-membahu untuk melaksanakan PPKM (Darurat) ini dengan harapan kasus akan segera turun dan tekanan kepada rumah sakit juga menurun," kata Jokowi melalui YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7/2021) malam.

Menurutnya dari kebijakan PPKM darurat yang sudah dilakukan sejak tanggal 3 Juli 2021, sudah didapat hasil bahwa adanya penurunan jumlah kasus Covid-19 di beberapa daerah yang diberlakukan PPKM Darurat.

"Pelonggaran akan dilakukan mulai 26 Juli 2021 mendatang dan itu melihat perkambengan kasus dan pelonggaran itupun akan dilakukan secara bertahap yang dimulai dengan daerah yang tren kasusnya menurun, ucapnya.

Dijelaskannya PPKM Darurat ini dilakukan untuk mengurangi kebutuhan masyarakat untuk ke rumah sakit sehingga tidak membuat lumpuhnya rumah ssakit karena over kapasitas pasien Covid-19. Selain itu agar pelayanan terhadap pasien di luar Covid-19 agar dapat dilakukan secara maksimal, tidak terganggu dan terancam nyawanya.

"Alahamdulillah, selama PPKM Daurat rumah sakit mulai longgar. Kapasitas kebutuhan bed rumah sakit mengalami penurunan. Jika sampai 26 Juli terus menurun maka pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap, ucapnya.

Ditegaskannya, Pasar tradisional yang menjual kebutuhan pokok diiinkan untuk buka sampai pukul 20.00 WIB dengan syarat pengunjung hanya dibolehkan 50 persen, yang non kebutuhan pokok diizinkan buka sampai pukul 15.00 WIB dengan protokol kesehatan yang ketat yang pengaturannya diterapkan pemerintah daerah.

Selain usaha mikro lainnya seperti pedagang kakai lima kelontong dan lainnya diizinkan buka dengan protokol kesehatan sampai pukul 21.00 WIB termasuk restoran atau rumah makan yang terbuka.

"Pedagang kaki lima, toko kelontong, agen dan outlet voucher, laundry, pedagang asongan, bengkel kecil, cucian kendaraan dan usaha kecil lainnya yang sejenis diizinkan buka dengan protokol kesehatan ketat sampai dengan pukul 21.00," ucap Jokowi.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: kompas.com

Tags

Terkini

Aduh, Ada Sinyal PPKM Level IV Diperpanjang

Senin, 2 Agustus 2021 | 09:54 WIB

Tokoh Muda NU Tanyakan Dana Baliho Puan Maharani

Sabtu, 31 Juli 2021 | 16:40 WIB

Pemko Pariaman Dorong Petani Kelola Lahan Tidur

Sabtu, 31 Juli 2021 | 15:12 WIB

Ini Makna Logo, Tema dan Pedoman HUT RI ke 76

Jumat, 30 Juli 2021 | 21:43 WIB

HIPMI Bantu Pemerintah Tangani Covid-19

Jumat, 30 Juli 2021 | 17:45 WIB

AS Beri Rp1,4 Juta kepada Warganya yang Divaksin

Jumat, 30 Juli 2021 | 15:34 WIB
X