Subsidi BBM Kian Membengkak, Presiden Jokowi: Negara Manapun Tidak Akan Kuat Menyangga Sebesar Itu

- Rabu, 3 Agustus 2022 | 10:57 WIB
pertamina-pertamax
pertamina-pertamax

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Anggaran subsidi Bahan Bakar Minyak (BBM) terhitung sudah sangat membengkak.

Pembengkakan anggaran subsidi yang berasal dari APBN tersebut dinilai tidak sanggup menahan beban subsidi yang terlalu besar, dimana semula hanya Rp170 triliun, sekarang sudah membengkak menjadi Rp502 triliun.

"Perlu kita ingat subsidi terhadap BBM sudah terlalu besar dari Rp170 triliun sekarang sudah Rp502 triliun. Negara mana pun tidak akan kuat menyangga subsidi sebesar itu," kata Jokowi di Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (1/8).

Jokowi mengungkapkan bahwa masyarakat perlu mensyukuri keadaan saat ini di Indonesia, dimana pemerintah tidak menaikan harga BBM mengikuti negara-negara lainnya dimana didunia harga BBM mencapai Rp32 ribu, sedangkan di dalam negeri harga BBM untuk jenis Pertalite masih dijual dengan harga Rp7.500,-

Baca Juga: Sial Bagi Anggota DPRD Riau, Pemerintah Keluarkan SE Larangan Dinas ke LN

Pada bulan Mei 2022 sebelumnya, Menteri Keuangan, Sri Mulyani telah menyampaikan Perubahan APBN 2022 kepada Banggar DPR RI dimana terjadi kenaikan subsidi energi pada tahun ini yang semula hanya Rp152,5 triliun dengan asumsi ICP 63 Dollar AS menjadi Rp443,6 triliun dengan asumsi ICP 100 Dollar/barel.

Akibat pembengkakan subsidi ini, maka pemerintah pun menambah belanja APBN 2022 yang sebelumnya hanya Rp2.714,2 triliun menjadi Rp3.106,4 triliun.

Baca Juga: Peduli Nasip Migran, Wabup Husni ikuti Rakortas bersama Gubernur Riau

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: CNN Indonesia, detik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X