Presiden Jokowi Kembali Sentil Polri Terkait Kasus Brigadir Yoshua: Transparan, Sudah

- Jumat, 22 Juli 2022 | 09:18 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)
Presiden Jokowi. (Foto: BPMI Setpres/Lukas)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Presiden Jokowi kembali memberikan responnya terkait perkembangan kasus meninggalnya Brigadir Nofriansyah Yoshua Hutabarat atau Brigadir J.

Dalam kunjungan kerjanya ke Pulau Rinca, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada kesempatan tersebut, Presiden Jokowi kembali meminta kepada polri agar kasus Brigadir J diungkap.

Mantan Gubernur DKI Jakarta tersebut menegaskan bahwa kasus tersebut harus dibuka apa adanya, agar tidak ada keraguan di tengah masyarakat demi kepercayaan publik terhadap institusi polri sendiri.

"Saya kan sudah sampaikan, usut tuntas, buka apa adanya. Jangan ada yang ditutup-tutupi, transparan, sudah," ungkap Presiden Jokowi.

"Itu penting untuk agar masyarakat tidak ada keragu-raguan terhadap peristiwa yang ada ini. Ini yang harus dijaga. Kepercayaan publik terhadap Polri harus dijaga," lanjutnya.

Ikln/Dod/Bapenda
Sebelumnya pada Selasa (12/7) lalu saat berada di subang, Jokowi mengatakan dengan singkat bahwa proses hukum harus dilakukan.

"Ya proses hukum harus dilakukan," terang Jokowi.

Menanggapi pernyataan Presiden Jokowi, Kadiv Humas Mabes Polri, Irjen Dedy Prasetyo mengatakan bahwa akan bekerja dengan maksimal.

Dari temuan terakhir, Polri berhasil mendapatkan rekaman CCTV rumah Irjen Ferdy Sambo yang merupakan lokasi TKP baku tembak Brigadir Yoshua dengan Bharada E.

Baca Juga: Cegah Hipotensi! 4 Jus Buah yang Bisa Mengatasi Tekanan Darah Rendah

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: detik

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PLN Batalkan Program Konversi Gas LPG ke Kompor Listrik

Selasa, 27 September 2022 | 20:17 WIB

Gampang! Ini Syarat dan Cara Membuat KTP Digital

Sabtu, 24 September 2022 | 14:53 WIB
X