Siti Nurbaya Bakar Dikukuhkan Sebagai Profesor Kehormatan di Universitas Brawijaya

- Senin, 27 Juni 2022 | 11:06 WIB
 (Eka/HRC)
(Eka/HRC)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Universitas Brawijaya kembali menambah profesor baru. Melalui Fakultas Pertanian, Senat Akademik Universitas Brawijaya mengukuhkan Dr. Ir. Siti Nurbaya Bakar, M.Sc sebagai Profesor Kehormatan dalam bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Alam, Sabtu (25/6/2021) di Malang, Jawa Timur.

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan ini menjadi profesor ke-30 di Fakultas Pertanian dan profesor aktif ke-167 di Universitas Brawijaya. Siti Nurbaya Bakar juga menjadi Profesor kehormatan pertama yang dimiliki Fakultas Pertanian UB.

Dalam orasi ilmiahnya, Siti Nurbaya menyampaikan kebaharuan (novelty) tentang Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030, dengan memberikan target pembangunan yang sangat fokus; dan untuk pertama kalinya dalam sejarah pembangunan sektor kehutanan, seluruh program kegiatan memiliki indikator dan satuan volume ukur yang sama, yaitu CO2e.

Target kinerja sebelumnya menggunakan berbagai satuan, seperti hektar, m3, ton, dan Rupiah. Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 juga mendorong kinerja sektor kehutanan menuju target pembangunan yang sama, yaitu tercapainya tingkat emisi GRK sebesar -140 juta ton CO2e pada tahun 2030.

Baca Juga: Ratusan Pelari Meriahkan Bhayangkara Fun Run Polres Inhu di Kota Rengat

"Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 dilaksanakan melalui pendekatan terstruktur dan sistematis, dikembangkan dengan pendalaman hubungan kausalitas antar kebijakan menghadapi tantangan global pengendalian perubahan iklim, sehingga Indonesia dapat memberikan contoh kejujuran bahwa komitmen bukan hanya sekedar janji pledge, akan tetapi betul-betul bekerja dalam delivered commitment," ungkap Siti Nurbaya.

Ada tiga pijakan dasar utama yang menjadi modalitas kerja Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 yaitu Sustainable Forest Management, Environmental Governance, dan Carbon Governance. Semua langkah aksi telah dirancang secara rinci dan terintegrasi, agar dapat memberikan manfaat ganda berupa pengurangan terukur laju emisi, perbaikan dan peningkatan tutupan kanopi hutan dan lahan, perbaikan berbagai fungsi utama hutan seperti tata air, iklim mikro, ekosistem, konservasi keanekaragaman hayati; sekaligus sebagai sumbangan bagi kesejahteraan, kesetaraan dan kesehatan masyarakat serta tegaknya hukum.

"Implementasi Indonesia’s FOLU Net Sink 2030 merupakan wujud nyata komitmen sektor kehutanan Indonesia, tidak hanya dalam skala nasional, namun juga kontribusi kepada dunia, kepada masyarakat global, serta sebagai legacy generasi saat ini kepada generasi yang akan datang," kata Siti Nurbaya.

Sementara itu Rektor Universitas Brawijaya Prof.Dr.Ir. Nuhfil Hanani AR, MS mengungkapkan bahwa pemberian gelar Profesor kehormatan dalam bidang Ilmu Manajemen Sumber Daya Alam, menjadi yang pertama di Fakultas Pertanian UB.

Baca Juga: Honda CB150X Bawa Komunitas Honda Eksplore Wisata Pedalaman Kampar

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X