Rektor ITS, Budi Santosa Purwokartiko SARA 'Hijab ala Manusia Gurun' Usai Wawancarai Mahasiswi Calon LPDP

- Minggu, 1 Mei 2022 | 11:59 WIB
Profil Budi Santosa Purwokartiko, Rektor ITK yang Tulisannya Dinilai Mengandung Unsur Rasis ((Foto: Gorajuara.com/dok: Muhammad Reza Nurcholis/Canva))
Profil Budi Santosa Purwokartiko, Rektor ITK yang Tulisannya Dinilai Mengandung Unsur Rasis ((Foto: Gorajuara.com/dok: Muhammad Reza Nurcholis/Canva))

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Rektor Institut Teknologi Kalimantan (ITK), Prof. Ir. Budi Santosa Purwokartiko, Ph.D kini dilaporkan kepada Menteri Keuangan, Sri Mulyani terkait atas dugaan SARA dan Pelecehan Verbal yang dilakukannya.

Hal tersebut terjadi saat sang rektor membuat unggahan di media sosial Facebooknya yang kemudian menjadi viral, dimana usai ia mewawancarai 12 mahasiswi peserta program beasiswa LPDP, ia menyebutkan bahwa tidak ada satupun yang menutup kepala ala manusia gurun sehingga pemikiran mereka benar-benar terbuka.

"12 mahasiswi yang diwawancarai tidak ada satupun yang menutup kepala ala manusia gurun sehingga otaknya benar-benar open minded," tulis Budi.

Dikutip dari CNN Indonesia, salah satu masyarakat yang bernama Irvan Noviandana kemudian menulis surat terbuka kepada Menkeu Sri Mulyani dan Dirut LPDP Andin Hadiyanto, dan dirilis pada Sabtu (30/4).

Baca Juga: 5 Tips Rayakan Idul Fitri yang Menyenangkan Bersama Anak

"Budi Santosa sebagai pihak yang mewawancarai peserta program Dikti sebagaimana yang disampaikan pada tulisannya mengatakan kalimat yang bernuansa SARA," kata Irvan.

(ikln/DPRD KP/Akmal)
Lebih lanjut Budi menuliskan bahwa "Kami sebagai umat Islam sangat tersinggung dengan perkataan yang disampaikan secara terbukan oleh pewawancara LPDP karena merendahkan syariat agama kami yang mewajibkan para wanita untuk menutup kepala (berhijab) sebagai bentuk kepatuhan dalam agama."

Irvan juga meminta kepada Menkeu dan Dirut LPDP untuk memberikan pernyataan resmi dan menindak sang rektor ITK rasis tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Dirut LPDP, Andin Hadiyanto mengungkapkan bahwa pihaknya mempunyai kode etik yang harus dipatuhi oleh pewawancara, tak terkecuali Rektor ITS yang saat itu tengah menjalankan tugasnya.

Walaupun pernyataan Budi Santosa Purwokartiko bersifat opini pribadi, namun hal tersebut berpotensi menimbulkan resiko terhadap reputasi pada program beasiswa Indonesian International Student Mobility Awards (IISMA).

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Presidensi G20 2023 Resmi Diserahkan ke India

Rabu, 16 November 2022 | 14:59 WIB

Kelamin Bocah Terjepit Resleting, Damkar Turun Tangan

Selasa, 18 Oktober 2022 | 19:58 WIB
X