Gabung dengan Satgas Pamtas RI-PNG, 450 Prajurit Yonif 132/BS Bakal Disuntik Uji Klinik Vaksin Malaria

- Kamis, 21 April 2022 | 20:01 WIB
Danrem 031/WB Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung menerima kunjungan Tim Puskesad dan FKUI (Dodi/HRC)
Danrem 031/WB Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung menerima kunjungan Tim Puskesad dan FKUI (Dodi/HRC)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - Tim Pusat Kesehatan Angkatan Darat bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia menyambangi Makorem 031/WB dan Yonif 132/BS. Kedatangan mereka terkait rencana penyuntikan uji klinik vaksin malaria kepada seluruh prajurit Yonif 132/BS yang akan bergabung dengan Satgas Pamtas RI-PNG.

Pertama, Tim Puskesad dan FKUI bertemu dengan Danrem 031/WB, Brigjen TNI Parlindungan Hutagalung. Usai silaturahmi dengan Danrem, rombongan dipimpin Letkol Ckm Irwan S, dokter Erni Nelwan, dokter Krisin Clinical dan Wike Nur Veranike, langsung bertolak mengunjungi ke Yonif 132/BS.

Kunjungan tersebut dalam rangka mempersiapkan kondisi fisik 450 prajurit Yonif 132/BS yang akan berangkat melaksanakan Satgas Pamtas RI-PNG dengan disuntik uji klinik vaksin malaria.

Penyuntikan uji klinik vaksin malaria tersebut merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara TNI AD dengan Lembaga Biologi Molekuler Eijkman (LBME). Hal ini dilaksanakan sebagai upaya melawan penyakit malaria yang sangat tinggi di daerah Papua. Tercatat, di wilayah paling timur di Indonesia ini memiliki kasus malaria yang tinggi.

Baca Juga: Jaksa Telaah Berkas Tersangka Dugaan Korupsi di bank bjb Cabang Pekanbaru

"Kami senantiasa siap sedia untuk mendukung program suntik uji klinik vaksin malaria ini kepada prajurit Yonif 132/BS. Karena seperti yang telah kita ketahui bersama bahwa kasus malaria di Papua cukup tinggi. Perencanaan studi tentang vaksin malaria ini telah dilakukan sejak tahun 2018 lalu dan telah mendapatkan persetujuan etik dari Komite Etik FKUI pada 2019," ujar Danyonif 132/BS Letkol Inf Ahmad Fauzi melalui Wakil Komandan Kapten Inf Zulfikar Rakita Dewa.

"Persetujuan penggunaan vaksin untuk uji klinik tahap dua pada personel TNI Angkatan Darat juga telah diberikan oleh BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan,red)," sambung Kapten Inf Zulfikar.

Baca Juga: Sambangi Desa Bukit Batu, Bupati Bengkalis Sebut Pihaknya Anggarkan Dana Peningkatan Infrasruktur Jalan

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Hari Lagi, Gaji ke-13 PNS Cair

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:03 WIB

Indonesia Raih Penghargaan Kependudukan dari PBB

Selasa, 14 Juni 2022 | 10:13 WIB
X