Menag: Pengeras Suara Masjid dan Musala di Indonesia Maksimal 100 Desibel

- Senin, 21 Februari 2022 | 14:18 WIB
Menag Yaqut Cholil Qoumas (Dok. Kemenag)
Menag Yaqut Cholil Qoumas (Dok. Kemenag)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas menerbitkan aturan baru mengenai aturan penggunaan speaker atau pengeras suara di masjid dan musala.

Aturan tersebut termaktub dalam Surat Edaran (SE) Menteri Agama Nomor 05 Tahun 2022 tentang Pedoman Penggunaan Pengeras Suara di Masjid dan Musala.

Dari sejumlah hal yang diatur di dalamnya, SE itu juga memberikan pedoman dalam urusan pemasangan dan penggunaan pengeras suara di masjid dam musala.

“Pedoman diterbitkan sebagai upaya meningkatkan ketenteraman, ketertiban, dan keharmonisan antarwarga masyarakat,” ujar Menag Yaqut dalam siaran pers, Senin (21/2/2022).

Baca Juga: Banding Ditolak, Mantan Teller BJB Pekanbaru Tetap Dihukum 6 Tahun Penjara

Hal baru yang diatur dalam SE itu adalah volume maksimal pengeras suara.

"Volume pengeras suara diatur sesuai dengan kebutuhan, dan paling besar 100 dB (desibel)," demikian bunyi pedoman tersebut.

Pedoman itu juga mengatur penggunaan speaker dalam dan speaker luar.

Pedoman ini merupakan pembaruan dari pedoman sebelumnya yang dirilis pada tahun 1978, yaitu Instruksi Dirjen Bimas Islam No 101/1978 tentang Tuntutan Penggunaan Pengeras Suara di Masjid, Langgar, dan Musala.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X