Dulu Viral karena Aksi Borong Mobil, Kini Warga Desa Miliarder di Tuban Menyesal

- Rabu, 26 Januari 2022 | 18:39 WIB
Warag desa di Tuban memborong mobil
Warag desa di Tuban memborong mobil

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Senin (24/1/2022), sejumlah warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur melakukan unjuk rasa di kantor PT Pertamina Grass Root Revenery (GRR) Tuban.

Warga yang berunjuk rasa tersebut mengaku menyesal telah menjual lahan mereka kepada PT Pertamina.

Diketahui pada Febuari 2021, PT Pertamina GRR membeli lahan warga Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Jawa Timur.

Dari hasil penjualan lahan itu, warga mendapatkan uang pengganti hingga miliaran rupiah. Bahkan, ada warga yang membeli tiga mobil sekaligus.

Musanam (60), warga Desa Wadung, Kecamatan Jenu, Tuban, mengaku setelah menjual tanahnya, ia kehilangan penghasilan tetapnya sebagai petani.

Baca Juga: Jelang Pertandingan Indonesia vs Timor Lester, Shin Tae-yong: Cuma Lihat di Layar Kaca dan Perubahannya Terasa

Bahkan, untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarganya, ia terpaksa menjual beberapa ekor sapi miliknya.

"Dulu punya enam ekor sapi mas, sudah tak jual tiga untuk hidup sehari-hari dan kini tersisa tiga ekor saja," kata Musanam, kepada Kompas.com, Senin.

Hal senada dikatakan Mugi (59), perempuan yang tinggal di kampung miliarder ini juga nyaris tak memiliki pekerjaan setelah lahan pertaniannya seluas 2,4 hektare dijual ke PT Pertamina.

Lahan pertanian seluas 2,4 hektar miliknya dibeli Pertamina dengan harga 2,5 miliar lebih.

Uang itu digunakannya untuk kebutuhan sehari-hri dan sisanya ditabung.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X