Waspada! BMKG Prediksi akan Ada Gempa Megathrust 8,7 di Selat Sunda

- Sabtu, 15 Januari 2022 | 17:55 WIB
Ilustrasi Gempa (Tumisu on Pixabay)
Ilustrasi Gempa (Tumisu on Pixabay)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperingatkan kepada seluruh masyarakat yang ada diradius sekitaran selat sunda.

Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG, Daryono menjelaskan bahwa gempa yang terakhir terjadi di Ujung Kulon dengan skala magnitudo 6,6 kemaren bukan merupakan ancaman sesungguhnya.

Ia mengungkapkan bahwa segmen megathrust Selat Sunda mampu memicu gempa lebih besar yakni 8,7.

"Gempa Ujung Kulon kemarin sebenarnya bukan ancaman sesungguhnya karena segmen megathrust Selat Sunda mampu memicu gempa dengan magnitudo tertarget mencapai 8,7 dan ini dapat terjadi sewaktu-waktu," kata Koordinator Mitigasi Gempa Bumi dan Tsunami BMKG Daryono dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (15/1).

Baca Juga: Satgas Covid-19 Kaji Penggunaan Gelang Chip Monitor Untuk Para Karantina

Walau demikian, meski ilmu pengetahuan bemum mampu memprediksi secara spesifik kapan hal tersebut terjadi, ia meminta masyarakat Indonesia harus siap dengan hal tersebut, dimana patahan meganthrust melintang yang berada di selatan Pulau Jawa termasuk pantai barat di Sumatera hingga NTT.

"Inilah ancaman yang sesungguhnya, kapan saja dapat terjadi karena Selat Sunda ini merupakan salah satu zona seismic gap di Indonesia yang selama ratusan tahun belum terjadi gempa besar sehingga patut diwaspadai karena berada di antara dua lokasi gempa besar yang merusak dan memicu tsunami, yaitu gempa Pangandaran magnitudo 7,7 (2006) dan gempa Bengkulu magnitudo 8,5 (2007)," tuturnya.

Gempa kemarin, yakni berkekuatan M 6,6, juga merupakan gempa di area megathrust. Gempa kemarin termasuk gempa dangkal akibat patahan batuan Lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Selat Sunda-Banten. Itu adalah gempa 'interslab earthquake', ciri-cirinya mampu meradiasikan guncangan (ground motion) yang lebih besar dan lebih kuat dari gempa sekelasnya dari sumber lain sehingga wajar jika gempa tersebut memiliki spektrum guncangan yang sangat luas.

Baca Juga: Gabungan Brimob dan Polres Rohil Gelar Patroli Vaksinasi, Sasaran Masyarakat Tak Pakai Masker dan Belum Vaksin

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: detik.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X