Dilaporkan ke KPK Terkait Kasus TPPU, Gibran: Tangkap Saya Sekarang Kalau Benar Saya Salah!

- Selasa, 11 Januari 2022 | 12:52 WIB
osen UNJ Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK, Dugaan Kasus KKN /MOHAMMAD AYUDHA/ANTARA FOTO
osen UNJ Laporkan Gibran dan Kaesang ke KPK, Dugaan Kasus KKN /MOHAMMAD AYUDHA/ANTARA FOTO

HALUANRIAU.CO, SURAKARTA - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka dan sang adik, Kaesang Pangarep dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) atas kasus Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dimana dugaan tersebut didasari pada KKN relasi bisnis mereka berdua yang juga merupakan anak Presiden dengan sebuah grup bisnis terkait pembakaran hutan.

Gibran dan Kaesang sama-sama dilaporkan oleh seorang Dosen di Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Ubedilah Badrun atas dasar diduga telah menerima kucuran dana dari petinggi perusahaan PT SM.

PT SM diketahui sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kasus pembakaran hutan yang terjadi pada tahun 2015 yang lalu.

PT SM sendiri dituntut langsung oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) dengan membayar kerugian senilai Rp7,9 triliun atas perbuatan mereka, namun Mahkamah Agung yang menangani kasus tersebut hanya mengabulkan pembayaran kerugian Rp79 miliar.

Baca Juga: Ruang Fraksi Partai Hanura di Gedung DPRD Batam, Terbakar

Wali Kota Solo, Gibran pun menanggapi hal tersebut dan dengan tegas meminta sang dosen yang melaporkan dirinya dan sang adik membuktikan kasus tersebut.

Gibran pun menyatakan bahwa ia siap di tangkap sekarang juga jika memang terbukti terlibat dalam kasus TPPU tersebut.

"Laporkan saja, buktikan saja. Nek aku salah, cekelen aku detik ini juga, (Kalau saya salah, tangkap saya detik ini juga)," kata Gibran yang dikutip dari Suara.com Selasa (11/1/2022).

Gibran mengaku ia dan sang adik Kaesang Pangarep sudah mengkroscheck masalah ini dan mempersilahkan untuk dibuktikan kebenarannya.

"Laporkan saja, buktikan saja. Nek aku salah (kalau saya salah, red), cekelen aku detik ini juga (tangkap aku detik ini juga, red)," tegas Gibran.

Baca Juga: Akibat Ciutan 'Allahmu Lemah' Ferdinan Hutahean Resmi Jadi Tersangka dan Terancam 10 Tahun Penjara

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: Suara.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X