Diduga Jutaan Data Pasien Rumah Sakit Indonesia Bocor di Dark Web, Jubir Kemenkes: Masih Ditelusuri

- Jumat, 7 Januari 2022 | 11:11 WIB
Ilustrasi (Shafin_Protic  on Pixabay)
Ilustrasi (Shafin_Protic on Pixabay)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Dugaan kebocoran data pasien yang berada di data server Kementerian Kesehatan dan dijual di situs gelap (dark web) tengah di telusuri oleh pihak terkait.

"Kami sedang melakukan 'assessment' permasalahan yang terjadi dan mengevaluasi sistem kami," kata Chief Digital Transformation Officer, Kemenkes, Setiaji, dikutip dari Antara, Kamis (6/1/2021).

Dihubungi terpisah, juru bicara Kemenkes Siti Nadia Tarmizi menyatakan peristiwa ini masih ditelusuri.

Dalam kasus itu, diduga jutaan data pasien dari berbagai rumah sakit di Indonesia bocor dan diperjualbelikan di situs gelap Raidforums.

Baca Juga: Disnakertrans Klarifikasi Perusahaan PT PDR Melakukan PHK 5 Karyawan

Berdasarkan tautan yang beredar, dokumen tersebut diklaim sebagai informasi medis pasien Indonesia, total sebesar 720GB.

Pengunggah memberi sampel data sebanyak 6 juta, antara lain berisi nama lengkap, rumah sakit, foto pasien, hasil tes COVID-19 dan hasil pindai X-Ray.

Dokumen juga berisi keluhan pasien, surat rujukan BPJS, laporan radiologi, hasil tes laboratorium dan persetujuan untuk menjalani isolasi karena COVID-19.

Peretas mengklaim data ini berasal dari "server terpusat Kementerian Kesehatan Indonesia" pada 28 Desember 2021.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

10 Hari Lagi, Gaji ke-13 PNS Cair

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:03 WIB

Indonesia Raih Penghargaan Kependudukan dari PBB

Selasa, 14 Juni 2022 | 10:13 WIB
X