Jumlah Janda Muda di Sukabumi Meningkat Drastis

- Rabu, 5 Januari 2022 | 12:19 WIB
Ilustrasi patah hati  (TAMHSCPhotos on Pixabay)
Ilustrasi patah hati (TAMHSCPhotos on Pixabay)

HALUANRIAU.CO, JAWA BARAT - Jumlah predikat janda muda di Kota Sukabumi bertambah drastis. Data di Pengadilan Agama (PA) sepanjang Januari hingga Desember 2021 terdapat sebanyak 734 pasangan suami istri (pasutri) kandas.

Dari jumlah itu, perceraian didominasi usia 30 sampai 40 tahun.

Panitera Muda Hukum PA Kota Sukabumi, Tuti Irianti menjelaskan, dari jumlah total pengaduan rinciannya 149 cerai talak dan 585 cerai gugat.

"Sampai saat ini, cerai gugat memang masih mendominasi pengaduan di Kota Sukabumi. Terbukti, sampai akhir tahun lalu ada sebanyak 585 perkara," ujar Tuti kepada MNC Portal Indonesia, Selasa (4/1/2022).

Baca Juga: Sebaran Omicron di Indonesia Didominasi oleh WNI dari Luar Negeri

Tuti menambahkan bahwa pada umumnya perceraian terjadi akibat masalah perselisihan atau pertengkaran yang tidak henti dan faktor ekonomi.

Kendati demikian, sebelum PA Kota Sukabumi mengabulkan gugatan cerai dalam persidangan, terlebih dahulu dilakukan proses mediasi antara penggugat dan tergugat.

"Hal ini, selain untuk menyatukan kembali, juga mengkonfirmasi alasan yang menjadi penyebab masuknya gugatan. Kami sudah mengupayakan semua kasus agar bisa diselesaikan dengan damai, tetapi ada beberapa perkara yang tetap bersikeras untuk pisah," ujar Tuti kembali.

Bagi pasangan yang tetap bersikeras cerai dan ingin menjalani sidang, maka mereka harus mengupayakan berbagai bukti yang kuat. Misalnya saja, istri menggugat suami karena selingkuh. Dengan demikian, istri harus menyertakan bukti.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Okezone

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X