Sebaran Omicron di Indonesia Didominasi oleh WNI dari Luar Negeri

- Rabu, 5 Januari 2022 | 12:00 WIB
Ilustrasi covid-19 (Pexels/Edward Jenner)
Ilustrasi covid-19 (Pexels/Edward Jenner)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Guna mencegah dan mengendalikan penyebaran Covid-19 varian Omicron, Menteri Kesehatan (Menkes) RI Budi Gunadi Sadikin menerbitkan surat edaran untuk diterapkan di seluruh daerah di Indonesia.

"Penambahan kasus konfirmasi Omicron di Indonesia masih didominasi oleh WNI yang baru kembali dari perjalanan luar negeri. Kemenkes mencatat ada 92 kasus konfirmasi baru pada 4 Januari 2021," kata Juru Bicara Kemenkes RI Siti Nadia Tarmizi di Jakarta, dikutip dari ANTARA, Selasa (4/1/2022).

Saat ini jumlah penyebaran kasus Covid-19 varian Omicron mencapai 254 kasus, 239 kasus diantaranya dari pelaku perjalanan internasional dan 15 kasus transmisi lokal.

“Mayoritas (penularan) masih didominasi pelaku perjalanan luar negeri. Dari hasil pemantauan, sebagian besar kondisinya ringan dan tanpa gejala. Gejala paling banyak adalah batuk (49%) dan pilek (27%),” katanya.

Baca Juga: DPRD Pekanbaru Tolak Alih Fungsi SDN 01 Jadi Pasar

Nadia mengatakan Omicron memiliki tingkat penularan yang jauh lebih cepat dibandingkan varian Delta.

Sejak ditemukan pertama kali pada 24 November 2021 di Afrika Selatan, kini Omicron telah terdeteksi di berbagai negara dan diperkirakan akan terus meluas.

Di level nasional, pergerakan Omicron juga terus meningkat sejak pertama kali dikonfirmasi pada 16 Desember 2021.

Sebagai bentuk kesiapsiagaan pemerintah dalam mencegah serta mengendalikan penularan varian Omicron, kata Nadia, Kementerian Kesehatan menerbitkan Surat Edaran (SE) Nomor HK.02.01/MENKES/1391/2021 tentang Pencegahan dan Pengendalian Kasus COVID-19 Varian Omicron (B.1.1.529) yang ditandatangani Menteri Kesehatan pada 30 Desember 2021.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PDIP Jawa Barat Rekomendasikan Arteria Dahlan Dipecat

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:49 WIB
X