Peringati Hari Antikorupsi Sedunia, Jokowi Sadari Penaganan Korupsi Masih Dinilai Belum Baik

- Kamis, 9 Desember 2021 | 13:35 WIB
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Dok. BPMI Setpres)
Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Dok. BPMI Setpres)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Dalam sambutannya pada acara Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia 2021 di Jakarta, Kamis (9/12/2021) melalui tayangan virtual di Youtube KPK RI, Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mengatakan korupsi merupakan extra ordinary crime yang memiliki dampak luar biasa. 

Jokowi juga mengungkapkan upaya pemberantasan korupsi di Tanah Air dinilai masyarakat masih belum baik.

"Penilaian masyarakat terhadap upaya pemberantasan korupsi masih dinilai belum baik. Kita semua harus sadar mengenai ini," kata Jokowi.

Jokowi menjelaskan, saat ini kasus korupsi yang tengah ditangani oleh penegak hukum jumlahnya sangat luar biasa.

Dikutip dari Indozone, Tercata pada periode Januari hingga November 2021 polri, Jaksa dan KPK telah melakukan penyelidikan ribuan kasus.

"Beberapa kasus besar ditangani dengan serius, dalam kasus Jiwasraya misalnya, para terpidana telah dieksekusi penjara oleh kejaksaan dan dua diantaranya divonis penjara seumur hidup, dan aset sitaan mencapai Rp18 triliun dirampas untuk negara," kata Jokowi.

Baca Juga: Perbaikan Jalan Lobak yang Amblas Hampir Rampung

Jokowi juga menekankan pemerintah terus mendorong penetapan Undang-Undang tentang Perampasan Aset Tindak Pidana untuk menyelamatkan uang negara dan mengembalikan kerugian negara.

"Pemerintah terus mendorong segera ditetapkannya Undang-Undang Perampasan Aset Tindak Pidana," kata Presiden.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X