Kemenkeu Anggarkan Rp 11 Triliun untuk Program Kartu Prakerja di Tahun 2022, Siap-Siap 2,9 juta Penerima Baru

- Senin, 6 Desember 2021 | 10:56 WIB
Ternyata seperti ini Ciri-ciri NIK KTP Bisa Dapat Bansos PKH Tahap 4 di Desember 2021  (Foto: Instagram.com/@pidjar.ig)
Ternyata seperti ini Ciri-ciri NIK KTP Bisa Dapat Bansos PKH Tahap 4 di Desember 2021 (Foto: Instagram.com/@pidjar.ig)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Pemerintah melalui Kementerian Keuangan telah meganggarkan total Rp. 414 triliun tahun 2022 sebagai bentuk bantuan pemerintah dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) tahun depan.

Walaupun demikian, anggaran PEN di tahun 2022 tersebut jauh lebih rendah dibandingkan dengan anggaran PEN pada tahun 2021 yakni sebesar Rp. 774,77 triliun.

Didalam besaran anggaran tersebut, terdapat Rp. 11 triliun dana yang akan di alokasikan bagi program Kartu Prakerja.

"Jadi prakerja, tujuannya sesuai dengan peraturan presiden itu memang ditujukan untuk meningkatkan kompetensi kerja bagi semua orang, baik itu korban PHK, maupun pencari kerja baru," ungkap Direktur Eksekutif Manajemen Pelaksana Program Kartu Prakerja, Denni Puspa Purbasari.

Baca Juga: Diduga Diserang Binatang Buas, Petani Karet di Kuansing Ini Meninggal dengan Luka 8 Titik Kecil

Denni menjelaskan, anggaran Rp. 11 triliun terseut sudah dituangkan ke dalam Nota Keuangan/RAPBN Tahun 2022.

Lebih lanjut, Denni mengungkapkan bahwa tujuan program Kartu Prakerja ini tetap dilanjutkan pada tahun 2022 adalah berdasarkan statistik yang telah dilakukan oleh BPS, tercatat bahwa sebanyak 90% dari angatan kerja di indonesia sama sekali belum pernah mendapat pelatihan.

Hal tersebut menjadi inisiasi bagi pemerintah untuk memberikan akses pelatihan agar seseorang mempunyai experience, serta mereka dapat memilih sendiri skil apa yang mereka ingin pelajari dan itu semua tergantung pada minat dan bakat masing-masing orang.

Untuk kuota peserta yang akan dibuka nantinya di tahun 2022, mengalami penurunan, yakni hanya sebanyak 2,9 juta penerima, berbeda di tahun 2020 dengan penerima mencapai 5,6 juta orang dan di tahun 2021, sebanyak 2,8 juta orang.

Dengan demikian, total sekitar 11,4 juta orang telah mendapatkan manfaat dari Kartu Prakerja tersebut yang hanya dalam kurun waktu 1,5 tahun pelaksanaannya.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Sumber: Kata Data, indozone.id, Okezone

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kunjungi Lombok, Jokowi Beli Sepatu Seharga Rp350.000

Sabtu, 15 Januari 2022 | 15:03 WIB

Berikut Ini 20 Universitas Terbaik di Indonesia

Sabtu, 15 Januari 2022 | 14:43 WIB
X