Mensos Risma Mengaku Ingin Pastikan Alat Bantu Dengar Stefanus Berfungsi

- Jumat, 3 Desember 2021 | 18:19 WIB
Mentri Sosial RI, Tri Rismaharini, saat memberikan penjelasan terkait pendistribusian Bansos yang masih banyak belum tersalurkan ke masyarakat,  kepada pemerintah Kabupaten Kota dan Bank Himbara, Selasa (31/8) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru.
Mentri Sosial RI, Tri Rismaharini, saat memberikan penjelasan terkait pendistribusian Bansos yang masih banyak belum tersalurkan ke masyarakat, kepada pemerintah Kabupaten Kota dan Bank Himbara, Selasa (31/8) di Hotel Aryaduta, Pekanbaru.

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Menteri Sosial (Mensos) Tri Rismaharini menyebut aksinya memaksa penyandang tuli berbicara adalah upaya memastikan alat bantu dengar Stefanus berfungsi baik, mendorong mereka memaksimalkan kemampuan telinganya, dan memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas rungu tersebut mencoba merespons komunikasi.

Aksi Risma di acara Peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) itu menuai banyak kritikan dari warganet. 

"Saya ingin memastikan bahwa alat bantu dengar itu berfungsi dengan baik. Karena kalau dia tidak bisa merespons, itu bisa merugikan dia," kata Risma seperti dilansir ANTARA, Jumat (3/12/2021).

Risma mengatakan apa yang dilakukannya semata-mata dengan niat tulus, dan mengajak para penyandang disabilitas agar tidak menyerah.

Baca Juga: Laura Mantan Gaga Sempat Koma, Kini Habiskan Semua Kisah Cinta di Hadapan Pengadilan

Di sisi lain, Risma mengaku punya pengalaman yang sangat memprihatinkan saat menjadi Wali Kota Surabaya, yakni saat ada penyandang disabilitas rungu yang tertabrak kereta api, dan ada yang kehilangan nyawa karena bencana.

"Ini pengalaman sangat memukul saya. Saya hanya ingin memastikan mereka bisa menyampaikan pesan dengan berbagai cara. Mereka harus bisa bereaksi terhadap lingkungannya khususnya bila itu membahayakan jiwa dan kehormatannya, apakah dengan suara, gerakan tangan, atau alat bantu yang mereka kenakan," kata Risma.

Menurut dia, respons penyandang disabilitas, dalam hal ini penyandang disabilitas rungu, terhadap lingkungan tersebut sangat penting. Sebab, berdasarkan pengalaman di atas, ada saja hal-hal tak terduga.

Risma menekankan pentingnya bagi penyandang disabilitas, termasuk rungu, untuk memiliki pertahanan diri. Dalam kondisi tertentu, mereka harus bisa mengatasi sendiri apa yang mereka hadapi, karena tidak selamanya lingkungan dimana mereka berada ramah terhadap mereka.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X