50 Juta Rakyat Belum Pakai BPJS, Kini Hadir Isu Baru Data Ganda, Pemerintah Dipertanyakan: Serius Gak Sih?

- Kamis, 25 November 2021 | 12:33 WIB
 (instagram/ anas.thahir)
(instagram/ anas.thahir)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Sebanyak 50 juta warga Indonesia belum pakai jasa kesehatan BPJS resmi milik pemerintah, terutama rakyat miskin.

Rakyat yang belum aplikasikan BPJS masih jadi masalah BPJS yang terus jadi perdebatan antara pejabat pemerintahan.

50 juta rakyat belum pakai BPJS, kini hadir isu baru soal data ganda yang menjadi pertanyaan salah satu Anggota Komisi IX DPR RI Anas Thahir.

Anas menanggapi perihal 50 juta rakyat yang masing wara-wiri tanpa BPJS dan input data ganda yang tidak kian selesai hingga hari ini.

Baca Juga: Siap Maju Pada Pemilihan Ketua IKMR Tualang, Ini Profil dan Jabatan yang Pernah Diemban Zulfikar

Dalam Rapat Dengar Pendapat dengan Ketua Dewan Jaminan Sosial Nasional (DJSN) dan Direktur Utama BPJS Kesehatan di Gedung Nusantara I, Anas malah tanyakan keseriusan pemerintah.

“Disampaikan oleh Bapak Menteri Kesehatan bahwa sampai hari ini masih ada 214 juta jiwa kepesertaan anggota BPJS. Jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Indonesia, kira-kira masih ada ruang sekitar 50 juta orang belum masuk sebagai kepesertaan BPJS Kesehatan. Jumlah ini tentu sangat besar,” ungkap Anas (24/11/2021).

Anas juga meminta warga miskin segera dimasukkan daftar 50 juta jiwa yang belum beres masuk dalam keanggotaan BPJS sebab ia menganggap mereka lebih perlu dijamin pemerintah.

“Akan lebih baik jika warga miskin turut dilibatkan karena mereka adalah masyarakat yang sangat membutuhkan perlindungan jaminan kesehatan negara,” tutur Anas.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Malang Larang Daging Anjing Diperjualbelikan

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:20 WIB

Ibu Kota Baru Otoriter, Tak Ada DPRD-nya

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:24 WIB

Kunjungi Lombok, Jokowi Beli Sepatu Seharga Rp350.000

Sabtu, 15 Januari 2022 | 15:03 WIB
X