Hilirisasi Bahan Ekspor Mentah Indonesia, Uni Eropa Ancam Laporkan ke WTO

- Jumat, 19 November 2021 | 13:44 WIB
Presiden Jokowi (Foto: Tangkapan layar akun Youtube Sekretariat Presiden)
Presiden Jokowi (Foto: Tangkapan layar akun Youtube Sekretariat Presiden)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Kebijakan hilirisasi bahan ekspor mentah yang dilakukan Presiden Jokowi mendapat ancaman oleh Uni Eropa diadukan ke Organisasi Perdagangan Dunia (WTO).

“Kemudian yang kedua kebijakan kita mengenai hilirisasi, ini akan kita teruskan. Kalau kita stop nikel, nikel stop. Meskipun kita dibawa ke WTO oleh Uni Eropa Silakan enggak apa-apa. Ini nikel kita kok. Dari bumi negara kita kok. Silakan,” kata Jokowi, Kamis (18/11/2021).

Rencana penyetopan ekspor nikel mentah tersebut mendapat banyak pertanyaan dari berbagai negara di forum G20.

“Memang kemarin waktu di G20, banyak negara-negara yang menyampaikan kepada saya mengenai nikel itu. Saya sampaikan lho, kita ingin membuka lapangan kerja yang seluas-luasnya di Indonesia. Kalau saya buka nikel dan saya kirim raw material, kita kirim raw material dari Indonesia ke Eropa, ke negara-negara lain, yang buka lapangan kerja mereka dong. Kita enggak dapat apa-apa,” ujar Presiden Jokowi.

Meskipun begitu, Jokowi juga menyampaikan bahwa Indonesia tetap terbuka menerima investasi dan siap bekerja sama untuk mengolah bahan-bahan mentah di dalam negeri.

“Tapi kalau mau kerjasama ayo. Kerjasama setengah jadi di Indonesia enggak apa-apa, nanti setengah jadi dikirim ke negaramu jadikan barang jadi gapapa kok. Kita terbuka. Tapi bikin di sini, investasi di sini. Jadi kita enggak menutup diri kok. Kita terbuka. Tapi kalau kita suruh kirim bahan mentah terus, ndak, ndak, ndak, ndak, ndak, stop. Jangan berpikir Indonesia akan kirim bahan mentah,” pungkasnya.

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Okezone

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dubes Ukraina Ingatkan Ri Tipu Muslihat Putin

Selasa, 5 Juli 2022 | 13:12 WIB

10 Hari Lagi, Gaji ke-13 PNS Cair

Selasa, 21 Juni 2022 | 12:03 WIB
X