Vaksin di Tiga Provinsi Ini Mendekati Masa Kadaluarsa, Jokowi: Tolong Hati-hati

- Selasa, 16 November 2021 | 11:05 WIB
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Pixabay/fernandozhiminaicela)
Ilustrasi vaksin Covid-19. (Pixabay/fernandozhiminaicela)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Persediaan vaksin Covid-19 di fasilitas penyimpanan dinas kesehatan di tiga provinsi mendekati masa kadaluarsa.

Presiden Jokowi, melalui Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi meminta untuk berhati-hati.

"Bapak Presiden menekankan bahwa tolong hati-hati dengan vaksin kadaluarsa, jadi ada beberapa provinsi yang laporannya sampai ke beliau," kata Budi Gunadi Sadikin, Senin sore (15/11/2021).

Tiga provinsi yang dimaksud adalah Nusa Tenggara Timur (NTT), Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Baca Juga: Pagi Ini, Pasar Aua Bukittinggi Terbakar, 24 Kios Habis Dilalap Api

Menkes nantinya akan mengalihkan vaksin yang mendekati tanggal kadaluarsa ke daerah lain yang masih membutuhkan.

"Kalau misalnya sudah dekat-dekat kadaluarsa, mungkin kita bisa mengalihkan ke provinsi-provinsi lain yang masih membutuhkan. Kita bisa alihkan ke TNI dan Polri," ujarnya.

Hingga 15 November 2021, Menkes mengatakan sudah 216 juta yang diberikan ke 130,6 juta rakyat Indonesia, dengan 84,5 juta sudah mendapatkan vaksinasi lengkap.

"Jadi dari target populasi yang 208 juta orang yang harus kita vaksinasi, 62 persen sudah mendapatkan vaksinasi dosis pertama dan 40 persen sudah mendapatkan vaksinasi lengkap," katanya.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Sumber: Indozone.id

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X