Kemenko PMK Kembangkan LKPA Bagi Anak Pelaku Kejahatan Seksual Anak, KPAI: Implementasinya Belum Maksimal

- Rabu, 27 Oktober 2021 | 17:43 WIB
Kemenko PMK (Kemenkopmk.go.id)
Kemenko PMK (Kemenkopmk.go.id)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Kemenko PMK mengembangkan Lembaga Pembinaan Khusus Anak (LKPA) yang ditujukan bagi anak yang menjadi pelaku kejahatan seksual.

Deputi Kemenko PMK, Femmy Eka Kartika Putri menyebutkan bahwa LKPA merupakan bukti pemerintah dalam upaya jaminan perlindungan anak.

Disebutkan oleh Femmy bahwa pemerintah harus memastikan kepentingan anak bukan melihat dari sektor ego struktural.

Femmy mengatakan, LKPA berisi pembelajaran berupa pelatihan bagi anak yang jadi korban pelaku kejahatan.

Baca Juga: MPR RI Gelisah Pers Kalah Saing dengan Pegiat Media Sosial

Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Implementasi PP Nomor 78 Tahun 2021 secara daring dan luring di Hotel Harris Vertu, Jakarta, Selasa (26/10/2021).

“Ada anak di LPKA (Lembaga Pembinaan Khusus Anak) yang tidak mau keluar karena di sana
mereka lebih dibina, ketimbang di luar tidak ada kegiatan. Ke depan, setidaknya perlu ada MoU atau koneksi sehingga keluar mereka bisa langsung ke balai/loka,” tuturnya dikutip dari kemenkopmk.go.id

Menanggapi LKPA, komisioner KPAI, Putu Elvina menyebut angka kasus kejahatan seksual meningkat secara signifikan.

"Artinya hal ini (PP Nomor 78 Tahun 2021) belum terimplementasi,” cetus Putu.

Putu menyebutkan bahwa setidaknya lebih dari 2.655 kasus yang dilaporkan kepada pihak
KPAI.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sebanyak 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV-AIDS

Sabtu, 4 Desember 2021 | 14:02 WIB
X