Harga Tes PCR Turun, Saleh Daulay: Tidak Tuntaskan Masalah dan Berikan Solusinya

- Selasa, 26 Oktober 2021 | 19:42 WIB
 dpr.go.id/ Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. (Dok/FTR)
dpr.go.id/ Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay. (Dok/FTR)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Harga tes PCR yang dikabarkan mengalami penurunan tarif menjadi Rp300 ribu dianggap tidak selesaikan masalah.

Tes PCR yang turun harga akibat keluhan masyarakat atas prasyarat penumpang pesawat memang mendapat ratifikasi.

Namun, meski turun harga tes PCR tidak menyelesaikan masalah nantinya sebagaimana disebut oleh Saleh Daulay.

Baca Juga: Antonio Conte Dikabarkan Jadi Pelatih MU, Begini Susunan Pemainnya

Menanggapi tes PCR yang turun harga, Anggota Komisi IX DPR RI Saleh Partaonan Daulay masalah akan berlanjut jika diperpanjang.

“Belakangan ini, tuntutannya, kan, menghapus persyaratan tes PCR bagi penumpang pesawat. Nah, kalau hanya diturunkan dan diperpanjang masa berlakunya, akar masalahnya belum tuntas. Orang-orang tetap masih harus merogoh kocek lebih dalam untuk membayar tes PCR-nya,” keluh Saleh dikutip dari dpr.go.id

Harga tes PCR yang turun bagi Saleh Daulay bukanlah solusi yang tepat jika ingin meningkatkan keamanan dan angka penumpang pesawat.

"Penurunan harga PCR tidak menyelesaikan masalah. Sebab, biaya tes PCR tetap saja akan membebani. Apalagi, yang dibebani adalah para penumpang yang menggunakan transportasi udara,” kata Saleh dalam keterangan persnya kepada Parlementaria, Selasa (26/10/2021).

Baca Juga: Wakil Jaksa Agung Dorong Kejari Kampar Raih Predikat WBK-WBBM

Saleh Daulay memberikan alternatif solusi yang lebih mumpuni dari pada penurunan harga PCR yaitu;

1. Menghapus kewajiban tes PCR bagi penumpang pesawat. Sebab akan tingkatkan jumlah penumpang jalur udara.

2. Biaya diharapkan dapat ditanggulangi pemerintah jika harus tes PCR.

3. Memperpanjang masa berlaku hasil tes PCR hingga 7x24 jam.

4. Kebijakan tes PCR diganti dengan tes antigen

Halaman:
1
2

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Malang Larang Daging Anjing Diperjualbelikan

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:20 WIB

Ibu Kota Baru Otoriter, Tak Ada DPRD-nya

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:24 WIB
X