Mengenal Wisata Halal yang Jadi Acuan Provinsi Aceh

- Minggu, 24 Oktober 2021 | 21:59 WIB
Ilustrasi (Jack Sparrow)
Ilustrasi (Jack Sparrow)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Gagasan tentang pariwisata halal diawali dengan ayat-ayat Al-Qur'an yang menggunakan istilah ziarah atau perjalanan.

Ada 3 jenis kata dalam bahasa Arab yang berhubungan dengan pariwisata yaitu hijja (حجة), zejara (زي ة ار) dan rihla (ةرح ل ). Ketiga istilah tersebut memberikan makna bahwa perjalanan dilakukan untuk kunjungan yang memiliki tujuan tertentu.

Pada 2016, Aceh berhasil mendapatkan penghargaan sebagai World’s Best Airport for Halal Travellers dan World’s Best Halal Cultural Destination dari World Halal Tourism Award. Banyaknya destinasi wisata bernuansa Islami juga menjadi daya tarik tersendiri bagi Aceh.

Wisata halal adalah bagian dari pariwisata yang diberikan terhadap keluarga-keluarga Muslim berdasarkan pada aturan-aturan Islam. Hotel-hotel dalam destinasi semacam itu tak menyajikan alkohol dan memiliki kolam renang dan fasilitas spa terpisah untuk pria dan wanita.

Wakil Presiden Ma’ruf Amin secara khusus meminta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf/Baparekraf) untuk mengembangkan potensi wisata halal di Indonesia.

Baca Juga: Koalisi Keadilan Agraria Minta Kapolres Kampar Dicopot: Mereka Gigih Mengkriminalisasi Koperasi dan Petani

Permintaan ini disambut baik oleh seluruh jajaran Kemenparekraf/Baparekraf mengingat wisata halal di Indonesia memiliki potensi besar untuk dikembangkan.

Dalam kancah global, pariwisata halal menjadi pasar yang menjanjikan.

Hal ini dapat dilihat dari Laporan Mastercard Crescentrating Global Travel Market Index (GMTI) 2019, yang memprediksi akan ada 230 juta wisatawan muslim secara global pada 2026.

Hal ini meningkat dari 2018 yang hanya sekitar 140 juta. Selaras dengan prediksi tersebut, Global Islamic Economy Report yang menyebutkan, perputaran uang dari wisata halal dunia diprediksi meningkat, dari 177 miliar dolar AS (2017) menjadi 274 miliar dolar pada 2023 mendatang.

Halaman:

Editor: Bilhaqi Amjada A'araf

Artikel Terkait

Terkini

Sebanyak 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV-AIDS

Sabtu, 4 Desember 2021 | 14:02 WIB
X