Ramai Soal Pengembalian Insentif Nakes, Berikut Penjelasan Kemenkes

- Sabtu, 23 Oktober 2021 | 16:24 WIB
Ilustrasi Nakes (Pixabay)
Ilustrasi Nakes (Pixabay)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Belakangan beredar kabar perihal pengembalian insentif tenaga kesehatan Covid-19. Sebab itu, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) meluruskan kabar itu dan mengatakan penarikan insentif nakes oleh negara ini hanya untuk nakes yang mendapatkan dobel transfer.

Sekretaris Badan PPSDM Kesehatan Kemenkes, Trisa Wahyuni, mengatakan terdapat sejumlah nakes yang menerima transfer insentif hingga dua kali.

Kata Trisa, nakes-nakes inilah yang kemudian ditarik kembali kelebihan insentif yang mereka terima.

"Kami ingin sampaikan, pengembalian insentif ini hanya ditujukan kepada tenaga kesehatan yang dapat dobel transfer dari Kemenkes. Artinya mendapatkan dobel pembayaran dan di bulan yang sama," kata Trisa dilansir kumparan, Sabtu (23/10/2021).

Baca Juga: 750 M Lahan Tol Pekanbaru-Bangkinang Belum Dibebaskan

Trisa mengatakan, pihaknya telah melakukan pertemuan dengan faskes-faskes yang ada di RS hingga Puskesmas terkait hal ini pada Jumat (22/10/2021) kemarin. Adapun kelebihan transfer insentif ini bersumber dari anggaran pemerintah pusat.

"Merujuk pada pertemuan kemarin, Jumat, merupakan pertemuan mengkoordinasikan bersama-sama faskes ada RS ada Puskesmas juga tentang permasalahan pengembalian insentif nakes yang kemarin kita bahas yaitu pengembalian pembayaran insentif yang dalam rentang kendali pusat," tutur Trisa.

Trisa juga mengakui sistem pembayaran insentif nakes ini perlu diperbaiki sehingga tak bermasalah lagi. Sejauh ini, Kemenkes terus mengupayakan hal tersebut.

"Di dalam proses pembayaran insentif memang kami terus perbaiki mekanisme pembayarannya dan alhamdulilah dalam perjalanan dan prosesnya alhamdulillah makin berjalan lancar dibanding proses sebelumnya sehingga para nakes bisa mendapatkan insentif secara teratur," jelasnya.

Baca Juga: Kapolsek Parigi, Pemerkosa Remaja Anak Salah Satu Tersangka Diputus bersalah dalam Sidang Etik

"Artinya, kalau kami akan membayarkan bulan Agustus, maka aplikasi itu dibuka awal September dibayarkan insya Allah sampai akhir bulan September bisa kami selesaikan. Ini yang kami harapkan mudah-mudahan ini semakin memotivasi nakes," sambung dia.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Kumparan.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahfud MD Yakin 13 Februari Sambo Akan Dihukum Adil

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:02 WIB

Menkes: Vaksin Covid, Gratis untuk Balita

Kamis, 5 Januari 2023 | 17:24 WIB

Istri Wiji Thukul, Sipon Meninggal Dunia

Kamis, 5 Januari 2023 | 15:34 WIB
X