Nilai Ekspor Tembus Rp302 triliun Menteri Perdagangan: Ini Momentum Pemulihan Ekonomi Indonesia

- Jumat, 22 Oktober 2021 | 14:53 WIB
Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi (Foto: Instagram @mendaglutfi)
Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi (Foto: Instagram @mendaglutfi)

 

HALUANRIAU.CO, BISNIS - Neraca perdagangan Indonesia saat ini memiliki kinerja yang sangat baik. Bahkan selama 17 bulan terakhir neraca perdagangan Indonesia terus menunjukkan tren surplus didukung dengan nilai ekspornya.

Menteri Perdagangan (Mendag), Muhammad Lutfi, mengungkapkan nilai ekspor Indonesia yang menembus US$21,42 miliar setara Rp302 triliun (kurs Rp14.142 per dolar)pada Agustus 2021, merupakan capaian tertinggi dalam sejarah.

Lutfi meyakini ini merupakan momentum terbaik perdagangan dan pemulihan ekonomi Indonesia dari pandemi covid-19.

"Surplus tertinggi terjadi pada Agustus 2021 lalu yang mencapai 4,7 miliar dolar AS dengan mencatat rekor ekspor per bulan tertinggi dalam sejarah Indonesia, yaitu sebesar USD 21,43 miliar," ujar Mendag Lutfi, dalam Opening Ceremony Trade Expo Indonesia-Digital Edition (TEI-DE) 2021, Kamis (21/10/2021).

Menurut dia, total ekspor Indonesia selama periode Januari hingga September 2021 juga mencatat pertumbuhan sangat baik, mencapai USD 163,4 miliar atau tumbuh setiap tahunnya sebesar 40,4 persen.

Baca Juga: Teuku Tegar Peraih Medali Emas PON XX Papua Jadi Tukang Cangkul di Desanya

Namun Indonesia harus tetap waspada karena tantangan perdagangan global saat ini menjadi sangat kompleks. Pandemi Covid-19 masih belum selesai, ancaman krisis energi, krisis pangan, persaingan era digital, kenaikan harga komoditas, perubahan global supply chain serta isu lingkungan dan perubahan iklim juga menjadi tantangan yang baru dan perlu diwaspadai.

"Oleh sebab itu kami terus berupaya meningkatkan daya saing perdagangan Indonesia, kami terus mendorong agar struktur ekspor Indonesia tidak boleh lagi didominasi oleh barang mentah tetap ekspor dengan bernilai tambah," ujar Mendag Lutfi.

Peningkatan akses pasar di negara mitra juga terus dilakukan Kemendag untuk terus mendukung pertumbuhan ekspor non migas setelah terwujudnya Regional Comprehensive Economic Partnership (RCEP) dan Indonesia-Korea CEPA di penghujung tahun 2020.

Halaman:

Editor: Taufik Ilham

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sebanyak 1.826 Prajurit TNI Terinfeksi HIV-AIDS

Sabtu, 4 Desember 2021 | 14:02 WIB
X