Fenomena La Nina Bakal Bikin Bencana di Indonesia, Bersiaplah!

- Selasa, 19 Oktober 2021 | 09:51 WIB
Ilustrasi (istimewa)
Ilustrasi (istimewa)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) memantau terjadinya fenomena La Nina lemah yang cukup berpotensi meningkatkan curah hujan di sejumlah wilayah Indonesia.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati mengatakan La Nina cukup berpengaruh terhadap peluang curah hujan di Indoneisa, tetapi ini bukan badai.

"Kami mengimbau agar masyarakat mewaspadai potensi curah hujan lebih tinggi akibat kondisi La Nina. Tapi, La Nina ini bukan badai tropis ya," kata Dwikorita dalam Konferensi Pers, Senin (18/10/2021) dilansir dari Kompas.com.

La Nina umumnya akan berdampak pada curah hujan tinggi dan berisiko meningkatkan peluang terjadinya ancaman bencana hidrometeorologi, terutama di wilayah rawan.

Oleh karena itu, Dwikorita mengingatkan agar masyarakat dan pihak-pihak berwenang dapat meningkatkan mitigasi terhadap risiko bencana hidrometeorologi.

Beberapa bentuk bencana hidrometeorologi akibat curah hujan tinggi adalah longsor, banjir, banjir bandang, jalan licin, pohon tumbang, dan lain sebagainya.

Sebab, berdasarkan pembelajaran dari fenomena La Nina pada 2020 lalu, hasil kajian BMKG menunjukkan bahwa curah hujan mengalami peningkatan pada bulan November, Desember hingga Januari akibat fenomena La Nina.

Terutama di wilayah Sumatera bagian Selatan, Jawa, Bali, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan bagian Selatan, dan Sulawesi bagian Selatan, yang mengalami peningkatan curah hujan berkisar 20 hingga 70 persen di atas normalnya.

Dwikorita berkata, ini diprediksikan memiliki dampak yang relatif sama dengan tahun lalu yang diikuti dengan berbagai bencana hidrometeorologi secara sporadis di berbagai wilayah yang terdampak, dengan adanya potensi peningkatan curah hujan pada periode musim hujan tersebut.

"Sekali lagi maka kami meminta untuk seluruh pihak, perlu meningkatkan kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi lanjut dari curah hujan tinggi yang dapat memicu bencana hidrometeorologi," ujarnya.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: kompas.com

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Mahfud MD Yakin 13 Februari Sambo Akan Dihukum Adil

Rabu, 1 Februari 2023 | 12:02 WIB

Menkes: Vaksin Covid, Gratis untuk Balita

Kamis, 5 Januari 2023 | 17:24 WIB

Istri Wiji Thukul, Sipon Meninggal Dunia

Kamis, 5 Januari 2023 | 15:34 WIB
X