Gelombang Panas Melanda Indonesia? BMKG: Hoax! Tidak Mungkin

- Senin, 18 Oktober 2021 | 15:28 WIB
Hoax yang menyebar terkait gelombang panas di Indonesia (istimewa)
Hoax yang menyebar terkait gelombang panas di Indonesia (istimewa)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menanggapi pesan berantai yang beredar pada berbagai platform media sosial bahwa gelombang panas kini melanda Indonesia.

BMKG menyebut berita tersebut tidak benar alias hoax karena kondisi suhu panas dan terik saat ini tidak dapat dikatakan gelombang panas.

Plt Deputi Bidang Klimatologi BMKG, Urip Haryoko menjelaskan, suhu panas yang terjadi di wilayah Indonesia merupakan fenomena akibat dari adanya gerak semu matahari, dikutip dari Mediacenterriau.

"Ini merupakan suatu siklus yang biasa dan terjadi setiap tahun, sehingga potensi suhu udara panas seperti ini juga dapat berulang pada periode yang sama setiap tahunnya," kata Urip Haryoko, Minggu (17/10/2021).

Ia menjelaskan, saat ini berdasarkan pantauan BMKG terhadap suhu maksimum di wilayah Indonesia, memang suhu tertinggi siang hari mengalami peningkatan dalam beberapa hari terakhir.

Baca Juga: Waspadai Potensi Cuaca Ekstrem di Masa Peralihan Musim, BMKG: Seminggu ke Depan Riau Akan Diguyur Hujan

"Tercatat suhu > 36 °C terjadi di Medan, Deli Serdang, Jatiwangi dan Semarang pada catatan meteorologis tanggal 14 Oktober 2021," jelasnya.

Urip memaparkan, suhu tertinggi pada hari itu tercatat di Balai Besar Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika Wilayah I, Medan yaitu 37,0 °C. Namun, catatan suhu ini bukan penyimpangan besar dari rata-rata iklim suhu maksimum pada wilayah tersebut. Artinya, masih berada dalam rentang variabilitasnya pada Oktober.

Apakah Indonesia Bisa Terkena Gelombang Panas?

Gelombang panas terjadi pada wilayah yang terletak pada lintang menengah dan tinggi. Sementara, wilayah Indonesia terletak di wilayah ekuator yang secara sistem dinamika cuaca tidak memungkinkan terjadinya gelombang panas.

Halaman:

Editor: Eka Buana Putra

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pertalite Kritis, Masyarakat Diminta Berhemat

Kamis, 11 Agustus 2022 | 17:37 WIB

LPSK Sebut Istri Fredy Sambo Kurang Kooperatif

Rabu, 10 Agustus 2022 | 18:06 WIB

Perdana, AHM Hadirkan Program Vokasi Berbasis TEFA

Rabu, 3 Agustus 2022 | 17:55 WIB
X