Berantas Pinjol, MUI: Berhenti Jadi Hedon!

- Sabtu, 16 Oktober 2021 | 15:24 WIB
Ilustrasi (Pixabay/gonghuimin468)
Ilustrasi (Pixabay/gonghuimin468)

HALUANRIAU.CO, NASIONAL - Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), Anwar Abbas mengatakan faktor penyebab pinjaman online (Pinjol) terus tumbuh subur meskipun menimbulkan korban adalah masyarakat yang mengutamakan keinginan dibanding kebutuhan.

"Tetapi di samping itu sebagai tindakan preventif pihak pemerintah dan OJK serta tokoh-tokoh masyarakat juga harus bisa mengingatkan masyarakat luas agar tidak bersikap hedonistik serta pentingnya mereka mengedepankan kehati-hatian dalam berhubungan dengan Pinjol serta tidak boleh cepat silau dengan tawaran-tawaran yang ada sehingga mereka lupa memperhitungkan resiko-resiko yang akan mereka hadapi," kata Anwar, Sabtu (16/10/2021) dikutip dari Okezone.

Baca Juga: 23 Aplikasi Pinjol Resmi Diamankan Polisi

Untuk itu karena umumnya yang banyak terjerat oleh pinjol ini adalah pengusaha mikro dan ultra mikro, maka peran dari kementrian koperasi dibantu oleh lembaga keuangan mikro (LKM) dan LKM syariah tentu jelas sangat dituntut dan diharapkan agar masyarakat memiliki pengetahuan serta tidak berhubungan dengan pinjol-pinjol yang perilakunya bahkan lebih jahat dari lintah lintah darat yang kita kenal selama ini.

Baca Juga: Pinjol Ilegal Mencuat, OJK jabarkan Ciri-cirinya untuk Masyarakat

"Kami meminta pemerintah agar bisa mengalokasikan dana yang cukup besar bagi membantu dan meminjami mereka dengan harapan kalau usaha mereka bisa jalan dan maju maka kehidupan ekonomi secara nasional tentu akan kembali menggeliat bahkan hal demikian akan bisa mendorong dan memperbesar kelas menengah sehingga daya beli masyarakat kita secara nasional tentu akan meningkat," tegasnya.

"Itu jelas saja sangat kita harapkan karena dia sudah pasti akan punya arti sangat positif bagi kebangkitan dan kemajuan ekonomi bangsa kita kedepannya," pungkasnya.

 

Editor: Eka Buana Putra

Sumber: Okezone

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RI Ambil Alih Kendali Udara di Natuna dari Singapura

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:34 WIB
X