MUI Desak Negara Berantas Pinjol, Wasekjen: Kita Taruh Perhatian Besar atas Fenomena Ini

- Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:20 WIB
 Ilustrasi (Pixabay/EmAji)
Ilustrasi (Pixabay/EmAji)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Negara diminta bersikap tegas terhadap sindikat pinjaman online (pinjol) ilegal yang terus meresahkan masyarakat Indonesia.

Hal itu disampaikan Wakil Sekjen Majelis Ulama Indonesia (MUI), M Ziyad.

"Negara dalam hal ini harus adil bertindak tegas supaya gak menjamur," kata Ziyad dikutip dari CNNIndonesia, Kamis (14/10/2021).

Ziyad mengaku MUI menaruh perhatian besar kepada fenomena pinjol selama ini.

Baca Juga: Rachel Vennya Kabur dari Karantina, Watim IDI: Jangan Merasa Punya Privilese

Ia mendesak pemerintah terus menertibkan pinjol ilegal karena kerap meresahkan masyarakat.

Terlebih lagi, banyak di antara mereka yang menggunakan cara-cara kekerasan dalam melakukan penagihan.

"Ini sudah menjatuhkan banyak korban. Dalam hal ini OJK sebagai pemilik otoritas yang juga bisa menertibkan sebagai bagian dari negara," kata dia.

Ziyad juga mewanti-wanti kepada masyarakat agar tak terlena dengan pelbagai kemudahan yang ditawarkan oleh sistem daring atau online. Salah satunya soal Pinjol.

Baca Juga: Krisis Bek di Tubuh Manchester United, Jules Konde Kembali Masuk Radar pada Bursa Transfer Januari Mendatang

Terlebih lagi, masih banyak masyarakat yang masih terbatas pengetahuannya sehingga terjerat pada kemudahan tersebut.

"Nah masyarakat kita ini ada yang masih terbatas pengetahuannya mudah tergoda dengan kemudahan-kemudahan. Ternyata itu perangkap yang jadi penderitaan," ujar Ziyad.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: CNN Indonesia

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kasus Positif Covid-19 Hari Ini Bertambah 404 Orang

Sabtu, 27 November 2021 | 18:21 WIB

Erick THohir Minta Semua Fasilitas Umum di BUMN Gratis

Jumat, 26 November 2021 | 16:38 WIB

Larangan Masuk Terhadap WNI ke Arab Saudi Dihapus

Jumat, 26 November 2021 | 15:32 WIB
X