Dosen UIN: Pasangan Nikah Siri Boleh Buat KK Itu Tabrak Norma

- Senin, 11 Oktober 2021 | 20:25 WIB
Ilustrasi pernikahan secara siri. (Pixabay/mohamed_hasan)
Ilustrasi pernikahan secara siri. (Pixabay/mohamed_hasan)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Baru-baru ini tersiar kabar bahwa pasangan nikah siri diperbolehkan membuat kartu keluarga (KK). Hal itu tentu saja ramai disorot dan menjadi perbincangan hangat.

Sebelumnya, pasangan nikah siri tidak bisa membuat KK karena statusnya yang tidak sah di mata hukum.

Tak itu saja, nantinya jikalau pasangan nikah siri memiliki anak, anak tersebut juga tidak bisa dimasukkan ke dalam KK.

Aturan baru kemudian muncul dari Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) yang menyatakan jika pasangan nikah siri bisa membuat KK, dan menimbulkan pro dan kontra di tengah masyarakat.

Baca Juga: Berikut ini 7 Minuman Penghilang Ngantuk Selain Kopi, Dijamin Bikin Melek!

Dilansir dari Antara, Dekan Fakultas Syariah dan Hukum UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Ahmad Tholabi Kharlie, menanggapi aturan baru yang dibuat Kemendagri.

Ahmad Tholabi Kharlie mengungkapkan jika diizinkannya pasangan nikah siri untuk membuat KK memiliki dampak positif dan negatif.

"Aturan tersebut dimaksudkan untuk memberikan perlindugan kepada warga negara terkait haknya," kata Ahmad Tholabi Kharlie.

Namun, Tholabi juga mengingatkan jika izin tersebut menabrak norma yang ada di masyarakat.

"Hanya, semangat untuk memberikan perlindungan dan pengakuan terhadap hak warga negara ini justru berpotensi menabrak norma keberadaan lembaga lainnya. Di sini letak krusialnya," kata Tholabi.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Antara, Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hilang 5 Tahun, Wanita Temukan Adiknya Lewat Twitter

Jumat, 15 Oktober 2021 | 19:58 WIB

Berikut Ini Daftar Terbaru Pinjol Resmi dari OJK

Kamis, 14 Oktober 2021 | 16:44 WIB

Terpopuler

X