Guna Cegah Covid-19 Saat Kepulangan Atlet PON XX Papua 2021, Pemerintah Lakukan Evaluasi Mekanisme

- Senin, 11 Oktober 2021 | 13:39 WIB
Menko Airlangga yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) tampak puas dan bangga atas penyelenggaraan pertandingan cabang olahraga wushu di PON XX Papua. (Kemenko Perekonomian)
Menko Airlangga yang juga merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PBWI) tampak puas dan bangga atas penyelenggaraan pertandingan cabang olahraga wushu di PON XX Papua. (Kemenko Perekonomian)

HALUANRIAU.CO, JAKARTA - Para atlet dari beberapa cabang olahraga (cabor) yang menyelesaikan seluruh pertandingan di ajan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021, sudah pulang ke daerah asalnya masing-masing.

Guna mengantisipasi kenaikan kasus Covid-19, baik di lokasi PON maupun di daerahnya masing-masing, pemerintah mengkalim tengah mengevaluasi mekanisme kepulangan para atlet.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, selaku Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), memimpin pembahasan evaluasi pengaturan protokol kesehatan untuk kepulangan para Peserta PON XX Papua, dan secara khusus telah meminta kepada Menteri Kesehatan, Menteri Perhubungan, Menteri Pemuda Olahraga dan Ketua Satgas Covid-19 untuk tetap melakukan tugas dan mengawasi para Peserta PON yang masih berada di Papua sampai dengan H+5 setelah acara Penutupan PON pada 15 Oktober 2021 mendatang.

Baca Juga: Agus Riadi Terpilih Jadi Ketua di Musreg II Erci Regional Riau

“Menkes agar menugaskan tim untuk tetap mengawasi atlet yang masih berada di Papua, dan tetap merawat jika ada atlet yang terpapar Covid-19, harus diisolasi dulu di Papua dan melakukan tes sampai hari ke-5. Ini akan berlaku sampai H+5 setelah Penutupan PON, termasuk untuk Kapal Isoter yang ada di Papua. Menhub agar tetap menugaskan sampai H+5,” tutur Airlangga dalam Rapat Koordinasi Monitoring dan Evaluasi Penyelenggaraan PON XX 2021, secara virtual, Minggu (10/10/2021).

Pemerintah telah mengevaluasi mekanisme atlet dengan cara harus melaksanakan Tes PCR sejak dari keberangkatan (sebelum penerbangan) dari Papua, dan melakukan lagi Tes PCR setelah tiba di Bandara di daerahnya.

Tak hanya itu, atlet juga harus menjalankan Karantina Mandiri selama 5 hari di lokasi yang sudah disiapkan oleh Pemda masing-masing.

Namun, apabila Pemda tidak menyediakan, maka Satgas Covid-19 Pusat akan bekerja sama dengan Satgas Covid-19 Daerah serta KONI Daerah, untuk menyiapkan tempat isolasi terpusat tersebut.

Untuk memperjelas dan menegaskan kembali pengaturan dan mekanisme kepulangan para Peserta PON tersebut, Satgas Penanganan Covid-19 akan segera melakukan review kembali dan revisi Surat Edaran (SE) Ketua Satgas Penanganan Covid-19, sehingga bisa diberlakukan mulai Selasa (12/10/2021) besok.

Baca Juga: Peluang Emas Ingatan Ilahi Semakin Terbuka, Tantang Aldoms dari DKI di Final

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Pikiran Rakyat

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Erick THohir Minta Semua Fasilitas Umum di BUMN Gratis

Jumat, 26 November 2021 | 16:38 WIB

Larangan Masuk Terhadap WNI ke Arab Saudi Dihapus

Jumat, 26 November 2021 | 15:32 WIB
X