Izin Darurat Keluar, Vaksin Zifivax Tersedia Digunakan Meski Ada Beberapa Efek Samping

- Jumat, 8 Oktober 2021 | 12:31 WIB
Ilustrasi vaksin (Foto: Alexandra_Koch dari Pixabay)
Ilustrasi vaksin (Foto: Alexandra_Koch dari Pixabay)

Sebelumnya, BPOM telah mengeluarkan EUA terhadap sembilan produk vaksin Covid-19, yaitu vaksin CoronaVac (Sinovac), Bio Farma, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Comirnaty (Pfizer and BioNTech), Sputnik-V, Janssen Covid-19 Vaccine, dan Convidecia.

Baca Juga: Kecelakaan Yang Disebabkan Karena Kondisi Jalan Rusak, Korban Bisa Lakukan Hal Ini

“Dengan diterbitkannya EUA untuk vaksin Zifivax, maka hingga saat ini BPOM telah memberikan persetujuan untuk sepuluh jenis vaksin Covid-19,” tutur Penny.

Sebelumnya, vaksin Zifivax telah melalui tahap uji klinik fase 3 pada sekitar 28.500 subjek uji. Indonesia adalah salah satu pusat pelaksanaan uji klinik tahap 3 tersebut, selain Uzbekistan, Pakistan, Ekuador, dan Cina.

Jumlah subjek uji dari Indonesia yang berpartisipasi dalam studi klinik vaksin ini sekitar 4.000 subjek uji. Dari hasil uji klinik yang dilakukan, pemberian vaksin Zifivax secara umum dapat ditoleransi dengan baik.

Efek samping lokal yang paling sering terjadi adalah timbul nyeri pada tempat suntikan, sementara efek sistemik yang paling sering terjadi adalah sakit kepala, kelelahan, demam, nyeri otot (myalgia), batuk, mual (nausea), dan diare dengan tingkat keparahan grade 1 dan 2.

Hasil studi klinik fase 1 dan 2 pada populasi dewasa usia 18–59 tahun menunjukkan respons imunogenisitas pada 14 hari setelah vaksinasi lengkap.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pemkot Malang Larang Daging Anjing Diperjualbelikan

Selasa, 18 Januari 2022 | 21:20 WIB

Ibu Kota Baru Otoriter, Tak Ada DPRD-nya

Selasa, 18 Januari 2022 | 16:24 WIB
X