PCR Jadi Syarat Wajib Keluar Kota, Netizen Twitter: Harta Pejabat Melonjak dalam Sehari

- Rabu, 6 Oktober 2021 | 14:51 WIB
Postingan kwitansi harga PCR. (Twitter/@Nicholas_silalahi)
Postingan kwitansi harga PCR. (Twitter/@Nicholas_silalahi)

HALUANRIAU.CO, PEKANBARU - PCR menjadi syarat wajib akses keluar kota sejak pandemi Covid-19 berlangsung. Baru-baru ini cuitan salah satu akun Twitter mengatakan harta pejabat melonjak dalam sehari karena kebijakan PCR.

Diketahui unggahan harga PCR lengkap dengan kwitansi tersebut dibagikan oleh pemilik akun @Nicho_silalahi pada Selasa (5/10/2021).

Postingan kwitansi harga yang dibagikannya menarik perhatian publik.

Baca Juga: Diduga Ada Politik 'Sepak Bola Gajah' di PON Papua

"Sungguh indah perampokan rakyat dalam bisnis Farmasi, hasilnya harta pejabat melonjak," tulisnya.

Ia menyebutkan bahwa tes PCR tersebut sebagai bentuk kriminal berkedok kesehatan yang tak
lain menguntungkan pihak pejabat.

Lebih jauh, ia juga menjelaskan rincian harga yang dianggapnya bisa membuat harta pejabat
melonjak dalam sehari.

Baca Juga: Covid-19 Varian Delta Ditemukan Menginfeksi Atlet PON XX Papua

"Jika rakyat harus berangkat keluar kota wajib PCR, maka Rp.495.000 harus dikeluarkan, jika asumsi terkecil per hari 100 ribu orang yang wara-wiri maka 495.000 X 100.000 = 49.500.000.000," paparnya.

Pemaparannya menurut harga PCR yang dibebankan kepada rakyat menghasilkan sejumlah nominal besar.

Halaman:

Editor: Bagus Pribadi

Sumber: Twitter

Tags

Artikel Terkait

Terkini

RI Ambil Alih Kendali Udara di Natuna dari Singapura

Selasa, 25 Januari 2022 | 15:34 WIB

PDIP Jawa Barat Rekomendasikan Arteria Dahlan Dipecat

Jumat, 21 Januari 2022 | 11:49 WIB
X